Kursi Direktur Teknik Tim Nasional Italia mengalami pergeseran cepat. Giorgio Chiellini kini mencuat sebagai sosok terdepan untuk mengisi posisi tersebut setelah Paolo Maldini memilih mengundurkan diri, dilansir dari Bola. Pengunduran diri Maldini terjadi sekitar 27 Juli 2026, padahal ia baru ditunjuk pada pertengahan Juli dengan rencana kontrak empat tahun hingga Piala Dunia 2030.
Keputusan ini diambil usai proses penunjukan Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala menghadapi kendala berlarut. Pencalonan Pirlo terhambat akibat benturan kepentingan terkait perannya sebagai duta merek global untuk Fonbet. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menilai keterikatan dengan perusahaan taruhan tersebut menimbulkan persoalan hukum, moral, dan politik yang rumit.
Dinamika internal semakin memanas karena Maldini merasa kurang mendapat dukungan penuh dari Presiden FIGC, Giovanni Malagò, dalam menyelesaikan kendala penunjukan pelatih. Situasi ini juga memicu kepindahan Leonardo yang sebelumnya ditarik sebagai penasihat.
Gugurnya opsi Pirlo membuat FIGC harus menyusun ulang strategi penentuan juru taktik baru. Jika Chiellini resmi menduduki jabatan Direktur Teknik, nama Antonio Conte dan Roberto Mancini masuk dalam radar kandidat utama pelatih kepala Timnas Italia. Saat ini Chiellini menjabat sebagai Chief Club Affairs Officer di FIGC setelah sebelumnya bertugas sebagai kepala hubungan institusional. Pengalaman operasional di federasi serta rekam jejaknya di lapangan hijau menjadikan Chiellini figur yang dinilai siap menjaga kontinuitas organisasi.






