Chelsea merencanakan perombakan lini depan setelah finis di posisi ke-10 Premier League musim 2025/2026 dan gagal lolos ke kompetisi Eropa 2026/2027, dilansir dari Bola. Pelatih baru Xabi Alonso tidak memasukkan Liam Delap sebagai bagian utama skuad musim depan, sehingga Chelsea membuka peluang menjual penyerang berusia 23 tahun ini. Everton menjadi klub paling serius memburu Delap, meski Leeds United, Newcastle United, Brighton & Hove Albion, dan Fulham juga menunjukkan minat pada sang pemain.
Brighton dan Fulham dikabarkan sudah melakukan pembicaraan dengan perwakilan Delap, menunjukkan minat yang cukup luas di Premier League.
Chelsea merekrut Delap dari Ipswich Town dengan biaya sekitar 30 juta poundsterling tahun lalu dan kini mengharapkan harga lebih tinggi dari penjualan sang pemain. Kedatangan Xabi Alonso memicu rencana perombakan besar lini serang demi meningkatkan performa setelah musim lalu yang mengecewakan.
Finis di posisi ke-10 membuat Chelsea fokus sepenuhnya pada kompetisi domestik musim depan tanpa keikutsertaan di Eropa. Menurut laporan TEAMtalk, selain Delap, Nicolas Jackson dan Marc Guiu juga tidak masuk dalam rencana utama Alonso sehingga mereka berpotensi meninggalkan klub.
Delap mencuri perhatian saat membela Ipswich Town pada musim 2024/2025 dengan mencetak 12 gol, yang menjadi alasan Chelsea memboyongnya. Namun, musim pertama Delap di Stamford Bridge tidak memuaskan dengan hanya tiga gol dari 48 penampilan di semua kompetisi, termasuk Liga Champions. Meski begitu, usianya yang masih 23 tahun membuka peluang berkembang jika ia pindah ke klub yang memberi kesempatan bermain lebih banyak.
Bagi Everton, kedatangan Delap dianggap mampu memperkuat lini depan mereka untuk menghadapi musim baru Premier League.







