Cesc Fabregas Dukung Keputusan FIGC Tunjuk Kembali Roberto Mancini

6 Agustus 2026, 17:16 WIB

Kembalinya Roberto Mancini ke kursi pelatih Timnas Italia mendapat sambutan hangat dari juru taktik Como, Cesc Fabregas. Keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) tersebut dinilai sebagai langkah tepat oleh mantan pemain Arsenal dan Barcelona itu, seperti dilansir dari Bola.

FIGC secara resmi memanggil kembali Mancini untuk menangani skuad Gli Azzurri. Keputusan ini diambil tiga tahun setelah pelatih berusia 61 tahun itu mengundurkan diri dan sempat melatih Timnas Arab Saudi.

Penunjukan kembali Mancini sempat memicu silang pendapat di publik sepak bola Italia. Sejumlah nama besar seperti Carlo Ancelotti, Pep Guardiola, hingga Andrea Pirlo sempat dikaitkan dengan posisi tersebut, sehingga pemanggilan Mancini dinilai sebagian pihak sebagai langkah mundur.

Meski demikian, Fabregas memiliki pandangan berbeda dan menegaskan kekagumannya terhadap kapabilitas Mancini. Ia mengaku sudah mengikuti perjalanan karier mantan pelatih Inter Milan itu sejak masih menangani Manchester City di Liga Inggris.

"Saya selalu menyukai Mancini. Saya mengikuti kiprahnya sejak di Manchester City," kata Fabregas.

Fabregas menilai Mancini sebagai sosok juru taktik yang memiliki mentalitas pemenang dan selalu menerapkan standar tinggi pada timnya.

"Saya beberapa kali berbicara dengannya. Dia adalah seorang pemenang, pelatih yang menuntut standar tinggi, dan memainkan sepak bola yang bagus," ujar Fabregas.

"Dia sudah membuktikannya ketika membawa Italia menjuarai Piala Eropa. Saya sangat senang untuknya," tutur Fabregas.

Prestasi di Level Klub dan Tim Nasional

Dukungan yang diberikan Fabregas didasari oleh rekam jejak prestasi Mancini yang mumpuni. Bersama Timnas Italia, ia sukses mempersembahkan gelar juara Euro 2020 pada 2021, meskipun setelah itu gagal membawa Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2022 akibat kalah dari Makedonia Utara di babak play-off.

Di tingkat klub, Mancini mengoleksi tiga trofi Serie A, empat gelar Coppa Italia, dan dua Piala Super Italia saat melatih Inter Milan. Ia juga mencatatkan sejarah bersama Manchester City dengan menghentikan dahaga gelar liga selama 44 tahun lewat trofi Premier League 2011/2012 serta Piala FA. Sebelum kembali ke Italia, Mancini sempat meraih Piala Turki bersama Galatasaray dan menjuarai Liga Qatar bersama Al Sadd.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang