Manajemen Manchester United dilaporkan mulai menjajaki peluang untuk memboyong bek muda Arsenal, Myles Lewis-Skelly, pada bursa transfer musim panas. Seperti dilansir dari Bola, minat Setan Merah menguat berkat performa menjanjikan pemain berusia 19 tahun tersebut sepanjang musim 2024/2025. Laporan dari The Independent menyebutkan bahwa pihak Manchester United baru sebatas mengumpulkan informasi mengenai kemungkinan Arsenal mau melepas sang pemain.
Langkah yang diambil kubu Old Trafford ini sebatas evaluasi internal dan belum menjadi dorongan resmi untuk mengajukan penawaran. Di pihak berseberangan, manajemen Arsenal dikabarkan enggan melepas salah satu aset berharga dari akademinya tersebut. Pelatih Mikel Arteta masih memproyeksikan Lewis-Skelly dalam skema jangka panjang tim, meskipun dinamika di pasar transfer tetap bisa mengubah keadaan.
Pihak Arsenal menilai kontribusi bek mudanya tersebut sangat signifikan bagi kedalaman skuad. Lewis-Skelly sudah mengantongi 75 penampilan bersama The Gunners, masuk dalam nominasi PFA Young Player of the Year, serta telah menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang.
Klub asal Manchester itu sebenarnya sudah lama mengamati perkembangan pesat sang pemain. Tim rekrutmen Manchester United menilai Lewis-Skelly memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu bek papan atas Inggris di masa depan. United terus memantau situasi internal London Utara sembari menunggu potensi perubahan sikap Arsenal. Meski tim meriam London masih ingin mempertahankan pemain yang berkontribusi dalam dua musim terakhir itu, United tetap bersiap manakala ada celah untuk masuk.
Rencana Perombakan Skuad dan Rotasi Posisi
Langkah memburu Lewis-Skelly sejalan dengan agenda perombakan skuad yang tengah digalakkan Manchester United. Usai mengamankan jasa Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Karl Darlow, Setan Merah juga masih mengincar Lewis Hall dari Newcastle United untuk memperkuat lini pertahanan. Perjalanan karir Lewis-Skelly menembus skuad utama Arsenal pada musim 2024/2025 terbilang mengesankan. Ia membantu timnya bersaing di papan atas Premier League dan melangkah jauh di pentas Liga Champions sebelum diganjar kontrak baru.
Meski begitu, dinamika persaingan di posisi bek kiri sempat membatasi menit bermainnya saat harus bersaing dengan Riccardo Calafiori. Kendati demikian, performa sang pemain kembali menanjak pada fase-fase krusial menjelang akhir musim. Ia menjadi bagian penting saat Arsenal mengakhiri dahaga juara dengan merengkuh trofi Premier League pertama mereka sejak 2004.
Selain itu, ia tercatat sebagai pemain starter termuda kedua asal Inggris dalam laga final Liga Champions. Mikel Arteta mengakui sempat menuntut standar tinggi kepada sang pemain muda dalam proses perkembangannya.
"Dia sepenuhnya pantas mendapatkannya. Saya sudah bersikap keras kepadanya. Dia menjalani musim luar biasa ketika masuk ke tim utama, lalu menghadapi beberapa momen sulit, tetapi dia tetap rendah hati, fokus, dan sesuai dengan apa yang kami inginkan," kata Arteta.
Arteta juga membeberkan alasannya tidak terburu-buru menggeser posisi Lewis-Skelly ke sektor gelandang. Menurut sang manajer, perubahan posisi butuh momen yang tepat antara kesiapan pemain, kondisi tim, dan situasi pertandingan.
Skenario Transfer Jika Arsenal Merekrut Bintang Baru
Peluang perpindahan pemain ini juga berkaitan dengan manuver Arsenal di bursa transfer. The Gunners saat ini tengah mengincar nama-nama besar seperti Bruno Guimaraes dari Newcastle United dan Vinicius Junior dari Real Madrid.
Apabila dua rekrutmen besar tersebut terealisasi, Arsenal berpotensi melakukan efisiensi dengan mengurangi jumlah pemain di dalam skuad. Situasi tersebut dianggap bisa memberikan ruang bagi Manchester United untuk melayangkan penawaran.
Meski demikian, Arsenal hingga saat ini belum berniat memasukkan nama Lewis-Skelly ke daftar jual. Upaya Manchester United dipastikan tidak mudah mengingat Arsenal punya alasan kuat untuk menahannya sebagai pilar masa depan.







