Kunjungan Turis Asing ke Myanmar Naik Menjadi 530 Ribu Orang

7 Agustus 2026, 07:47 WIB

Sektor pariwisata Myanmar mencatat kedatangan 530.973 wisatawan asing pada paruh pertama tahun 2026 berdasarkan data Kementerian Perhotelan, Pariwisata, dan Kebudayaan. Angka pertumbuhan terbatas ini tercapai di tengah rentetan krisis keamanan, konflik sipil, dan dampak gempa bumi Maret 2025.

Jumlah kunjungan wisatawan tersebut mengalami peningkatan tipis dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 500.125 orang. Sebagian besar kedatangan terkonsentrasi pada periode Januari hingga April dengan total 360.000 kunjungan, seperti dilansir dari Detik Travel.

Capaian ini masih berada jauh di bawah performa industri pariwisata sebelum krisis, di mana negara tersebut berhasil membukukan 4,36 juta kedatangan pada tahun 2019. Sepanjang tahun 2025 lalu, total kunjungan warga asing hanya menyentuh angka 973.263 orang, merosot dari pencapaian tahun 2024 yang berjumlah 1,06 juta wisatawan.

Pemerintah Myanmar mematok target kunjungan sebanyak 1,8 juta wisatawan internasional hingga akhir tahun 2026. Target tersebut membendung tantangan berat akibat krisis asuransi perjalanan, peringatan bahaya dari negara-negara Barat, serta keterbatasan akses ke sejumlah kawasan wisata utama seperti Bagan, Mandalay, dan Danau Inle.

Wisatawan asal China, Thailand, dan Korea Selatan kini mendominasi arus masuk wisatawan asing yang didukung kemudahan layanan permohonan eVisa wisata seharga USD 50 untuk masa tinggal 28 hari. Pemulihan pariwisata skala penuh diperkirakan tetap bergantung pada stabilitas kondisi keamanan domestik dan pelonggaran imbauan perjalanan internasional.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang