Polres Metro Jakpus Pastikan Isu Pungli Ojol Juanda Hoaks

7 Agustus 2026, 09:46 WIB

Isu pungutan liar terhadap pengemudi ojek online di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, dipastikan tidak benar oleh pihak kepolisian pada Kamis (6/8/2026). Kabar yang menyebar di media sosial tersebut terkonfirmasi sebagai informasi hoaks berdasarkan laporan resmi Polres Metro Jakarta Pusat seperti dilansir dari Detikcom.

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh kepolisian setelah beredarnya rekaman video di platform media sosial. Video itu memperlihatkan seorang pria berpakaian bebas yang diduga ojek pangkalan sedang mendekati para pengemudi ojek online yang tengah mengantre kendaraan.

"(Kabar ojol kena pungli) hoaks," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri.

Pihak kepolisian turut menyertakan rekaman klarifikasi dari pengelola lapangan di Stasiun Juanda untuk menjelaskan kejadian sebenarnya di lokasi tersebut. Ground Staff Juanda, Reza, memberikan penjelasan mengenai kesalahpahaman yang beredar dalam video viral itu.

Reza meluruskan bahwa pria berpakaian bebas tersebut tidak sedang memungut biaya dari para pengemudi. Petugas di lapangan sebenarnya sedang mendistribusikan nomor antrean agar alur penjemputan penumpang tetap teratur.

"Itu tuh ada kesalahpahaman. Jadi kita tuh sudah berkolaborasi sama opang. Di video tersebut tuh menyebutkan bahwa opang meminta uang terhadap driver-driver kita. Padahal itu nggak," kata Reza.

Sistem nomor urut diterapkan melalui kerja sama antara pengemudi ojek pangkalan dan pengemudi ojek online di kawasan Stasiun Juanda. Langkah koordinasi ini diambil guna mencegah terjadinya aksi berebut penumpang di area penjemputan.

"Jadi, di sini tuh, di Juanda itu, dia tuh harus pakai nomor antrean agar berjalan sesuai lancar dan nggak berebutan," ujar Reza.

Pengelola kawasan penjemputan memastikan situasi di lapangan tetap terkendali tanpa ada imbalan uang yang ditarik dari para pengemudi. Pihak penanggung jawab area juga meminta pembuat video untuk mengklarifikasi tindakannya.

"Jadi, tidak ada unsur untuk meminta uang terhadap driver. Itu sama sekali nggak, saya yang bertanggung jawab di sini. Dimohon untuk yang membuat video tersebut, saya tunggu iktikad baiknya," tambah Reza.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang