Pemburu Ular Menangkan Florida Python Challenge Usai Tangkap 96 Piton

7 Agustus 2026, 11:01 WIB

Ajang perburuan tahunan Florida Python Challenge kembali digelar untuk menekan lonjakan populasi ular sanca atau piton Burma invasif di kawasan Taman Nasional Everglades. Kompetisi tangkap ular yang berlangsung selama 10 hari tersebut berhasil menyingkirkan ratusan reptil dari ekosistem lokal.

Seperti dilansir dari Detik iNET, pemburu sanca bernama Tom Rahill keluar sebagai pemenang utama setelah berhasil membasmi 96 ekor piton Burma. Atas pencapaian tersebut, ia berhak mengantongi hadiah uang tunai sebesar USD 10.000 atau sekitar Rp 179 juta.

Rahill, yang juga pendiri organisasi SwampApes di Broward County, menyisir wilayah rawa untuk menemukan puluhan reptil tersebut. Organisasi yang ia dirikan diketahui sering melibatkan para veteran perang penderita PTSD dalam kegiatan berburu ular di Florida.

"Saya masuk lebih jauh ke dalam Glades, dan saya menemukan ke-96 ular," kata Rahill.

Penyelenggaraan acara ini melibatkan Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida (FWC), Distrik Pengelolaan Air Florida Selatan, National Park Service, serta sejumlah lembaga terkait. Tahun ini, sebanyak 907 peserta dari 30 negara bagian Amerika Serikat, Kanada, dan Vietnam turut ambil bagian di delapan lokasi perburuan.

Selain pemenang utama, panitia menyerahkan hadiah USD 1.000 untuk kategori tangkapan terpanjang yang diraih Rahm Levinson dengan ular sepanjang sekitar 5 meter. Sepanjang 10 hari kompetisi di bulan Juli, total 280 ekor ular berhasil disingkirkan. Angka ini menambah daftar 1.400 ekor sanca yang telah dibasmi sebelum ajang dimulai pada tahun ini.

Piton Burma merupakan satwa asli Asia Tenggara yang menjadi predator puncak invasif di Everglades sejak 1990-an. Keberadaan mereka merusak rantai makanan lokal dan memusnahkan sebagian besar satwa liar asli kawasan rawa tersebut.

Sifatnya yang sulit dideteksi membuat estimasi populasi reptil ini membengkak hingga puluhan ribu ekor. Ditambah lagi, induk betina mampu bertelur hingga 100 butir per tahun, sehingga memicu kekhawatiran perkembangbiakan yang melebihi kapasitas penanganan manusia.

Oleh karena itu, kompetisi sengaja diadakan pada musim menetas demi memaksimalkan jumlah tangkapan. Sejak 2017, ajang ini telah menyisihkan lebih dari 1.600 ekor ular. Jika digabungkan dengan hasil tangkapan kontraktor FWC sepanjang tahun, total reptil yang dibasmi sejak 2017 mencapai lebih dari 19.000 ekor.

Koordinator program FWC, Sarah Funck, menegaskan bahwa penanganan invasi ini membutuhkan proses panjang dan konsisten.

"tak ada solusi instan menyelesaikan invasi piton di Florida, tapi ia menegaskan membasmi seekor saja merupakan kemenangan bagi satwa liar asli Florida," kata Sarah Funck.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang