Laju Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah pada akhir sesi perdagangan. Berdasarkan data RTI yang dilansir dari Detik Finance, pergerakan indeks saham domestik mengalami penutupan di zona merah pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Pada penutupan transaksi pasar, grafik IHSG berada di posisi 6.300. Sementara itu, catatan data pasar RTI menunjukkan indeks terkoreksi ke level 6.343 pada sesi akhir.
Koreksi nilai tersebut tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 7,4 poin atau setara dengan 0,12 persen jika dibandingkan dengan posisi pada sesi sebelumnya.
Padahal, pergerakan indeks saham domestik sempat mengawali jalannya transaksi harian di zona hijau. Pada saat pembukaan pasar, IHSG sempat bertengger pada level 6.379.
Sepanjang masa perdagangan yang berlangsung, indeks saham bergerak fluktuatif di dalam rentang tertentu. Angka tertinggi IHSG pada hari tersebut berhasil menyentuh level 6.388.
Adapun untuk titik terendah pergerakan indeks saham domestik berada pada level 6.324 sepanjang sesi perdagangan berlangsung.
Aktivitas pasar modal mencatatkan akumulasi nilai transaksi yang cukup signifikan. Total nilai transaksi saham harian mencapai angka Rp 18,16 triliun.
Volume perdagangan saham yang beredar melibatkan sebanyak 54.873 miliar lembar saham. Keseluruhan transaksi ini berlangsung dalam frekuensi perdagangan sebanyak 2.675.705 kali.
Dinamika yang terjadi pada papan pencatatan saham menunjukkan pergerakan variatif dari seluruh emiten. Sebanyak 265 saham berhasil mencatatkan penguatan nilai.
Di sisi lain, mayoritas emiten mengalami tekanan dengan tercatatnya 337 saham yang melemah. Sementara itu, terdapat 192 saham yang posisinya berada di level stagnan.
Rincian Performa IHSG Berdasarkan Periode
Pergerakan indeks saham dalam rentang waktu terukur menampilkan tren komparatif. Berikut merupakan rincian statistik performa IHSG dalam beberapa periode historis perdagangan.
| Periode Pergerakan | Kinerja Indeks Saham |
|---|---|
| Melemah 2,54% | Menguat 7,29% |
| Melemah 29,77% | Melemah 26,64% |
Secara bulanan, laju IHSG sebenarnya masih memperlihatkan performa positif. Indeks saham domestik mampu mencatatkan kenaikan sebesar 7,29 persen dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Namun demikian, performa mingguan indeks mengalami penyusutan. Tercatat pergerakan IHSG secara mingguan mengalami penurunan sebesar 2,54 persen.
Dalam kurun waktu 6 bulanan, indeks saham domestik juga masih berada di dalam tekanan tren penurunan. Tercatat performa IHSG minus sebesar 29,77 persen.
Kondisi serupa juga terlihat pada akumulasi kinerja sepanjang tahun berjalan. Secara year to date (YTD), indeks saham tercatat melemah sebesar 26,64 persen.







