Timnas Indonesia Harus Kalahkan Singapura Demi Semifinal Piala AFF

7 Agustus 2026, 16:16 WIB

Tim nasional Indonesia diwajibkan meraih kemenangan saat menghadapi Singapura pada laga pemungkas Grup A Piala AFF 2026 demi mengamankan tiket ke semifinal. Seperti dilansir dari Detik Sport, posisi skuad Garuda sedang terancam setelah mengalami kekalahan 0-3 dari Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Hasil minus tersebut menyebabkan tim asuhan John Herdman tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan perolehan enam poin. Posisi pertama dan kedua saat ini ditempati oleh Vietnam dan Singapura yang sama-sama telah mengumpulkan tujuh poin.

Pengamat sepak bola Alief Syachviar menilai kualitas para pemain Indonesia sebenarnya masih berada di atas tim Singapura. Namun, ia menekankan agar Indonesia mewaspadai skema permainan cepat lawan saat melakukan transisi.

"Kalau menurut saya lawan Singapura, secara prediksi kita bisa menang. Karena lagi-lagi kualitas kita jauh di atas Singapura. Dan kalau kita melihat Singapura lawan Vietnam, sebenarnya mereka tidak bagus-bagus amat," kata Alief, pengamat sepak bola.

Kekalahan dari Vietnam dinilai harus menjadi evaluasi penting bagi jajaran pelatih dan pemain. Garis pertahanan Indonesia dianggap terlalu terbuka sehingga tim lawan dapat dengan mudah mengeksploitasi ruang kosong melalui umpan-umpan terobosan.

"Tapi mereka (Singapura) mainnya ngotot dan mereka punya transisi yang cepat. Nah sementara di lini tengah, ini juga jadi masalah. Transisi kita lambat," ujar Alief.

Alief menambahkan bahwa kedisiplinan menjaga jarak antar pemain perlu ditingkatkan seperti yang biasa diterapkan pada era kepelatihan sebelumnya. Ia berharap koordinasi pertahanan dapat diperbaiki menjelang laga krusial tersebut.

"Banyak ruang kosong dan itu yang dieksploitasi sama Vietnam. Nah ini harusnya tidak boleh terjadi. Mohon maaf ya bukan membandingkan, tapi kalau di era Shin Tae-yong itu kan selalu mengingatkan (jarak) antara pemain. Untuk selalu menjaga jarak," tutur Alief.

Variasi taktik dan organisasi permainan saat bertahan menjadi fokus utama yang disorot untuk dibenahi. Pembentukan pertahanan grup yang solid sangat dibutuhkan agar lini belakang tidak mudah ditembus.

"Nah ini jarak antara pemain terlalu jauh kita. Jadi yang kanan di kanan, yang kiri di kiri. Seharusnya membentuk pertahanan grup, bisa segitiga, segimpat, bahkan mungkin segi lima. Dan ini harusnya dilakukan nanti melawan Singapura, sebagai bahan evaluasi," tutur Alief, mantan pembawa acara siaran langsung sepak bola era 2000-an.

Pertandingan melawan Singapura akan menjadi laga penentu bagi perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Kemenangan menjadi syarat mutlak bagi tim Garuda untuk melanjutkan kiprah mereka ke babak semifinal.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang