Timnas Indonesia Diminta Tampil Variatif Saat Hadapi Singapura

7 Agustus 2026, 20:16 WIB

Tim nasional sepak bola Indonesia dituntut untuk memperkaya skema permainan menjelang laga krusial menghadapi Singapura pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Seperti dilansir dari Detik Sport, evaluasi ini muncul usai skuad asuhan John Herdman dinilai tampil terlalu monoton saat ditumbangkan Vietnam 0-3.

Pengamat sepak bola Alief Syachviar menyoroti ketergantungan lini depan Garuda pada umpan-umpan panjang langsung. Taktik tersebut dinilai sangat mudah dibaca dan diantisipasi oleh lini pertahanan lawan.

"Kalau saya melihat, pertama, John Herdman ini memainkan 3-4-3. Tetapi 3-4-3-nya ini kurang variasi. Dan kalau pada saat menyerang misalnya, itu bola lebih banyak direct dan lebih banyak crossing kepada Mitchell Baker," kata Alief Syachviar, Pengamat Sepakbola.

Strategi bola-bola panjang yang diperagakan sepanjang laga dinilai mematikan kreativitas permainan tim. Alief menyebut aliran serangan Indonesia mendadak kehilangan variasi kombinasi begitu mendekati area pertahanan musuh.

"Begitu saja diulang-ulang terus, hampir sepanjang pertandingan. Walaupun kita menguasai permainan ya. Tetapi setelah di tengah, di garis tengah, sebagian besar bola langsung diangkat. Jadi tidak ada permainan kombinasi," ujar Alief.

Selain masalah pada lini serang, kreativitas sektor tengah yang dihuni Marc Klok dan Ivar Jenner turut mendapat sorotan. Kurangnya penetrasi dari lini kedua membuat alur bola lebih sering diarahkan langsung ke depan tanpa skema umpan pendek.

"Tidak ada permainan dua sentuhan. Dan kita terlalu fokus pada Mitchell Baker, second line-nya harus masuk. Atau mungkin kita jadikan Baker sebagai striker tembok misalnya," ucap Alief.

Celah permainan tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh Vietnam untuk melancarkan serangan balik cepat yang langsung membobol pertahanan Indonesia.

"Nah ini kan sebenarnya taktik yang sederhana. Yang dilakukan oleh Vietnam, begitu dia naik, hilang bola. Dia angkat bola ke sayap, nah pemainnya lari, kemudian langsung berhadapan dengan Nadeo (Argawinata). Dan itu beberapa kali terus terulang," tutur Alief.

Kemenangan atas Singapura menjadi syarat mutlak bagi tim asuhan John Herdman apabila ingin mengamankan tiket menuju babak semifinal Piala AFF 2026.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang