Jajaran pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI melakukan ziarah ke makam Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 14.25 WIB. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian agenda menjelang Sidang Tahunan MPR dan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Rombongan pimpinan yang dipimpin Ketua MPR RI Ahmad Muzani disambut langsung oleh tiga putri Bung Hatta, yakni Meutia Farida Hatta, Gemala Rabi'ah Hatta, dan Halida Nuriah Hatta. Setelah berdiskusi singkat di area gerbang pemakaman, rombongan melanjutkan agenda dengan memanjatkan doa bersama di depan makam tokoh proklamator tersebut.
"Alhamdulillahirabbilalamin, pada sore hari ini pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia bisa berziarah ke makam proklamator kita, Doktor Mohammad Hatta. Setelah pada sebelumnya kita berziarah ke makam proklamator Insinyur Soekarno di Blitar, dan hari ini kita sampai di makam Bung Hatta," kata Muzani, Ketua MPR RI.
Muzani kemudian menyoroti rekam jejak sejarah serta kontribusi besar Bung Hatta dalam meletakkan fondasi kedaulatan bangsa Indonesia.
"Bung Hatta adalah orang yang sangat penting dalam sejarah pendirian Republik Indonesia dan dalam sejarah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia. Beliaulah yang menandatangani Konferensi Meja Bundar tahun '49, yang kemudian melahirkan pengakuan kedaulatan kepada Republik Indonesia," jelas Muzani, Ketua MPR RI.
Ia juga menegaskan peran vital Bung Hatta dalam merumuskan pilar ekonomi nasional berbasis asas kekeluargaan.
"Beliaulah yang juga salah satu proklamator bersama Bung Karno yang ketika itu disebut Dwi Tunggal. Beliau juga yang merancang perekonomian kita. Pasal 33, Pasal 34 adalah bagian dari yang menjadi konsen beliau. Beliaulah yang merancang perekonomian berdasarkan atas asas kekeluargaan yang kemudian berwujud koperasi, sehingga beliau disebut Bapak Koperasi Indonesia," lanjut Muzani, Ketua MPR RI.
Agenda ziarah ini ditegaskan sebagai bentuk penghormatan resmi lembaga negara terhadap para pendiri bangsa sebelum pelaksanaan agenda kenegaraan resmi pertengahan Agustus.
"Sebagai wujud penghormatan atas semua itu, hari ini pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat berziarah sebagai bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, yang akan diawali dengan Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Sidang Bersama DPR dan DPD pada hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026," ujar Muzani, Ketua MPR RI.
Muzani menyampaikan apresiasi kepada pihak keluarga yang hadir mendampingi dan berkomitmen meneruskan pemikiran strategis Bung Hatta bagi masa depan bangsa.
"Semangat, gelora, dan cita-cita pemikiran Bung Hatta tentang Indonesia masa depan masih terus kita pegang dan kita akan terus berusaha melakukan apa yang selama ini dilakukan oleh dalam pikiran-pikiran Mohammad Hatta. Mudah-mudahan ziarah hari ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menghormati semua pemikiran para pendahulu bangsa kita," tutur Muzani, Ketua MPR RI.






