Komitmen panjang disepakati Real Madrid bersama penyerang sayapnya, Vinicius Junior, lewat penandatanganan kontrak anyar hingga Juni 2032. Kepastian ini mengakhiri berbagai rumor yang sempat mengaitkan pemain asal Brasil tersebut dengan klub Premier League, Arsenal, seperti dilansir dari Bola. Masa tinggal pemain berusia 26 tahun itu resmi bertambah enam musim ke depan di Santiago Bernabeu.
Vinicius menegaskan ambisinya untuk menambah perolehan trofi bersama Los Blancos pada musim-musim mendatang. Ungkapan kebahagiaan disampaikan Vinicius melalui Instagram Story setelah merampungkan kesepakatan tersebut. Ia merasa perjalanan delapan tahun yang telah dilaluinya terasa sangat singkat dan siap mengarungi periode enam tahun berikutnya bersama Real Madrid.
Pilar penting lini serang ini telah mengemas 375 penampilan di seluruh ajang sejak mendarat di Madrid pada 2018. Dari total laga tersebut, kontribusinya terwujud dalam torehan 128 gol serta 85 assist.
Sumbangan besar sang pemain turut menghadirkan 14 trofi utama bagi lemari piala klub. Koleksi gelar tersebut mencakup tiga piala La Liga, dua trofi Liga Champions, dan satu piala Copa del Rey. Statistik di kompetisi domestik mencatat keterlibatan langsungnya dalam 118 gol La Liga melalui rincian 77 gol dan 41 assist. Efektivitas serangan juga ditunjang lewat catatan 574 kali dribel sukses serta 355 kreasi peluang dari permainan terbuka.
Performa menonjol turut ditunjukkan di panggung Liga Champions lewat koleksi 34 gol dan 26 assist. Catatan gol tersebut menyamai rekor yang pernah diukir mantan rekan setimnya, Karim Benzema.
Dinamika Performa dan Kebangkitan Tim
Meskipun Real Madrid menutup musim lalu tanpa meraih gelar, kontribusi sang pemain tetap tergolong tinggi. Kesempatan bermainnya sempat menyusut di bawah kepelatihan Xabi Alonso sebelum situasi membaik.
Kepemimpinan Alvaro Arbeloa yang dimulai pada Januari menjadi titik balik performanya hingga akhir musim. Punggawa tim nasional Brasil ini menutup kompetisi dengan catatan 23 gol dan 11 assist dari 59 pertandingan.
Keunggulan dalam situasi satu lawan satu juga tercatat di tingkat Eropa. Ia membukukan 87 dribel sukses di lima liga top Eropa musim lalu, berada tepat di belakang Lamine Yamal dan Yan Diomande.






