Pemuda di Depok Serang Remaja karena Cemburu dalam Kasus Cinta Segitiga

7 Agustus 2026, 22:38 WIB

Seseorang pemuda berinisial RAN (19) menyerang remaja M (16) dengan menyayat leher korban menggunakan pisau cutter di Beji, Depok, pada Selasa (4/8) pukul 00.30 WIB. Motif penyerangan ini didasari oleh rasa cemburu karena hubungan asmara segitiga yang melibatkan pelaku, korban, dan kekasih pelaku.

Korban mengalami luka terbuka di leher akibat serangan tersebut dan sempat meminta tolong kepada rekan kerjanya di mess warung. Pelaku ditangkap di Jalan Margonda Raya, Depok, pada Kamis (6/8) dan ditembak karena melawan saat diamankan. Pelaku terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun berdasarkan Pasal 467 KUHP, menurut keterangan kepolisian yang dilansir dari Detikcom.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan menjelaskan bahwa motivasi pelaku adalah rasa sakit hati dan cemburu karena kekasih korban sebelumnya pernah berpacaran dengan pelaku selama sekitar satu tahun.

"Motif pelaku melakukan aksi kejinya dilatarbelakangi rasa sakit hati dan cemburu. Di mana kekasih korban sebelumnya pernah berpacaran dengan pelaku sekitar 1 tahun," ujar Hendra.

Hendra menambahkan bahwa hubungan pelaku dengan kekasihnya kandas, dan ketika kekasih korban memberi tahu pelaku bahwa ia sudah memiliki pacar baru, emosi dan cemburu pelaku memuncak.

"Lalu namun hubungan keduanya kandas. Pada saat kekasih korban memberi tahu pelaku jika yang bersangkutan sudah memiliki pacar baru, rasa emosi dan cemburu pelaku mencapai puncaknya," tambahnya.

Pelaku mengintip korban dan kekasihnya yang sedang bermesraan dari sela pintu rolling door warung, kemudian nekat menyayat leher korban dengan pisau cutter yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

"Di saat pelaku mengintip dari sela pintu rolling door warung, pada saat itu keduanya sedang bermesraan. Sehingga membuat pelaku gelap mata dan melakukan aksinya nekatnya dengan menyayat leher korban menggunakan pisau cutter yang memang sudah dipersiapkan sebelum ke TKP," ungkap Hendra.

Kejadian bermula saat korban hendak menutup warung dan membuka pintu rolling door karena ada yang menggedor. Tanpa kata-kata, pelaku menyabet leher korban dan langsung melarikan diri.

"Pada saat korban menutup warung, tiba-tiba ada yang menggedor pintu rolling door, yang kemudian korban membuka pintu," ujar Hendra.

"Namun, tanpa ada kalimat apa pun, pelaku tiba-tiba langsung menyayat leher korban dengan sebilah pisau cutter dan langsung melarikan diri," tambahnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang