Spanyol Tegaskan Ambisi Gelar Laga Final Piala Dunia 2030

7 Agustus 2026, 23:16 WIB

Pemerintah Spanyol secara tegas mengincar posisi tuan rumah untuk pertandingan final Piala Dunia 2030. Kesiapan tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan, Pelatihan Vokasi, dan Olahraga Spanyol, Milagros Tolon, yang menilai negaranya jauh lebih layak dibanding calon penyelenggara lainnya seperti Maroko, sebagaimana dilansir dari Bola.

Hingga saat ini FIFA belum menetapkan lokasi pasti untuk partai puncak turnamen sepak bola terbesar tersebut. Penyelenggaraan edisi khusus 100 tahun Piala Dunia ini rencananya diampu bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga laga pembuka yang berlangsung di Uruguay, Argentina, serta Paraguay.

Penegasan dari Tolon mengemuka seusai FIFA membantah rumor media yang mengklaim Presiden FIFA Gianni Infantino telah menjanjikan laga final kepada Maroko demi mengamankan dukungan pencalonan kembali.

"Yang terpenting adalah FIFA sudah membantah kabar tersebut. Kami terus bekerja sama dengan FIFA dan pertemuan berikutnya akan berlangsung pada September nanti," ujar Milagros Tolon, Menteri Pendidikan, Pelatihan Vokasi, dan Olahraga Spanyol.

Pemerintah Spanyol optimis bahwa komitmen awal dan kesiapan mereka akan membuahkan hasil manis saat keputusan resmi dibuat.

"Kami akan terus bekerja karena kami ingin dan percaya bahwa final Piala Dunia harus digelar di Spanyol. Kami pantas mendapatkannya dan sejak awal selalu berkomitmen agar laga final berlangsung di Spanyol," lanjut Milagros Tolon, Menteri Pendidikan, Pelatihan Vokasi, dan Olahraga Spanyol.

Faktor keunggulan utama yang diusung Spanyol adalah prestasi sepak bolanya yang tengah mendominasi panggung internasional. Spanyol kini mengawinkan gelar juara dunia sepak bola putra dan putri sekaligus, setelah timnas putri meraih trofi pada 2023 dan timnas putra memenangi Piala Dunia 2026 di New Jersey usai sebelumnya menjuarai Euro 2024.

"Pertama, kami adalah juara dunia di kategori putra dan putri. Kedua, Spanyol bersama Portugal adalah negara yang pertama kali mengajukan pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030 sebelum Maroko bergabung," kata Milagros Tolon, Menteri Pendidikan, Pelatihan Vokasi, dan Olahraga Spanyol.

Di samping pencapaian di lapangan, kesiapan fasilitas dan sistem pendukung di dalam negeri turut menjadi modal vital bagi Spanyol.

"Dengan semua keunggulan itu, saya yakin FIFA akan memilih Spanyol sebagai tuan rumah laga final Piala Dunia 2030," tegas Milagros Tolon, Menteri Pendidikan, Pelatihan Vokasi, dan Olahraga Spanyol.

Persaingan perebutan panggung puncak ini melibatkan Stadion King Hassan II berkapasitas 115 ribu penonton yang sedang dibangun Maroko di Casablanca. Sementara itu, Spanyol menyiapkan dua stadion megah nan ikonik, yakni Santiago Bernabeu di Madrid dan Spotify Camp Nou di Barcelona.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang