Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Gianni Infantino untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA dalam Kongres FIFA di Maroko pada 18 Maret 2027, sebagaimana dilansir dari Bola. Sikap tersebut ditegaskan PSSI pada Kamis (6/8/2026) di Jakarta sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan tata kelola dan pembenahan ekosistem sepak bola global maupun nasional. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai rekam jejak Infantino memberikan dampak langsung bagi pembangunan infrastruktur dan program strategis di Indonesia, termasuk alokasi dana program FIFA Forward sebesar 5,4 juta dolar AS untuk National Training Centre di IKN.
"Bagi Indonesia, FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino bukan sekadar badan pengatur global, melainkan mitra strategis yang hadir secara riil dalam pembangunan sepak bola kita. Tanpa dukungan FIFA, lompatan kemajuan yang kita capai hari ini akan sulit terwujud," ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Selain proyek pusat pelatihan, penguatan peran regional Indonesia juga ditandai dengan penandatanganan Host Country Agreement pada Juni 2025 yang menetapkan Jakarta sebagai FIFA Hub untuk melayani 21 asosiasi anggota di wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur. "Ini membuktikan visi Presiden Infantino bahwa pertumbuhan sepak bola tidak boleh terpusat di satu wilayah saja, melainkan harus merata di seluruh dunia," kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Program pembinaan usia dini seperti FIFA Talent Development Scheme, FIFA Football for Schools, hingga pembangunan mini-lapangan melalui FIFA Arena juga terus bergulir di berbagai daerah untuk memperkuat pembinaan akar rumput. "Intinya, PSSI siap terus bekerja secara konstruktif dengan FIFA dan semua Asosiasi Anggota untuk memajukan pengembangan sepak bola di seluruh dunia, memastikan bahwa visi inklusif sepak bola global terus berlanjut," tegas Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
Dukungan PSSI ini memperkuat jejaring dukungan global yang diperoleh Infantino, yang sebelumnya telah mengantongi dukungan bulat dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) serta sejumlah negara dari kawasan Asia dan Amerika Selatan.







