Upaya Arsenal menambah amunisi di lini belakang menemui tembok tebal. Tim berjuluk The Gunners tersebut membidik bek tengah Tottenham Hotspur, Cristian Romero, sebelum bursa transfer resmi ditutup pada 1 September.
Seperti dilansir dari Bola, ketertarikan Arsenal muncul kendati pemain berkebangsaan Argentina tersebut menyandang status sebagai kapten utama Tottenham Hotspur. Langkah ini diambil manajemen klub untuk memperkuat kedalaman skuat mereka.
Langkah Arsenal langsung mendapat respons keras dari manajemen Spurs. Tottenham Hotspur menegaskan tidak akan melepas sang kapten ke rival sekota mereka dalam kondisi atau skenario apa pun.
Klub asal London Utara itu menilai opsi kepindahan menuju Emirates Stadium sama sekali tidak masuk dalam pertimbangan. Kebutuhan lini belakang Arsenal sendiri melonjak signifikan menyusul cedera punggung yang dialami William Saliba.
Pelatih Mikel Arteta tetap memprioritaskan tambahan bek tengah berkaki kanan. Posisi tersebut dinilai krusial meski skuat Meriam London sudah memiliki nama-nama seperti Cristian Mosquera, Ben White, dan Jurrien Timber.
Tottenham Hotspur baru mengetahui ketertarikan Arsenal dalam beberapa waktu terakhir dan langsung menutup pintu negosiasi. Sengitnya rivalitas London Utara membuat kepindahan ini dipandang hampir mustahil terealisasi.
Perpindahan pemain secara langsung di antara kedua tim memang sangat jarang terjadi sepanjang sejarah. William Gallas menjadi sosok terakhir yang menyeberang langsung dari Arsenal ke Tottenham pada 2010 usai kontraknya habis.
Mundur lebih jauh, Sol Campbell pernah mencatatkan kepindahan paling kontroversial saat berseragam Arsenal pada 2001. Keputusan Campbell tersebut hingga kini tetap dikenang sebagai salah satu dinamika transfer paling panas di London.
Persaingan Inter Milan dan Atletico Madrid
Peluang mendapatkan Romero tidak hanya diminati oleh Arsenal. Dua klub raksasa Eropa lainnya, yakni Atletico Madrid dan Inter Milan, turut memantau situasi sang bek tengah di bursa transfer.
Inter Milan bahkan dilaporkan telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Tottenham bernilai 40 juta euro atau sekitar Rp822,7 miliar. Namun, kesepakatan mengenai persyaratan personal dengan sang pemain belum menemui titik temu.
Di sisi lain, Atletico Madrid mulai menyiapkan penawaran baru setelah menghidupkan kembali minat mereka. Kondisi ini membuat masa depan bek berusia 28 tahun tersebut terus disorot menjelang penutupan jendela transfer.
"Ini jelas merupakan transfer yang sedang kami usahakan bersama pemain dan klub. Hal-hal seperti ini membutuhkan waktu, tetapi memang ada ketertarikan. Kita lihat saja nanti," ujar De Zerbi.
"Saya berkirim pesan dengan Cuti kemarin untuk menyusun rencana saat dia kembali ke London," tutur De Zerbi.
"(Saya tidak tahu soal) bursa transfer. Itu bukan pekerjaan saya. Saya tahu ada banyak solusi di bursa transfer," kata De Zerbi.






