Indonesia Siapkan Pembangunan AI Factory Kapasitas 1 GW di Batang

8 Agustus 2026, 11:16 WIB

Infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial raksasa berkapasitas hingga 1 gigawatt siap dibangun di Batang, Jawa Tengah pada paruh pertama 2027 untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat AI di Asia Tenggara, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Proyek hasil kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA ini diwujudkan melalui peluncuran Zankore by Indosat dengan target kapasitas awal 200 MW yang akan ditingkatkan bertahap hingga 1 GW dalam tiga tahun.

Fasilitas ini mengintegrasikan pusat data siap komputasi AI, GPU performa tinggi, jaringan, penyimpanan data, layanan GPU-as-a-Service, serta sistem pengelolaan beban kerja AI dalam satu ekosistem. Investasi infrastruktur AI end-to-end diperkirakan mencapai USD 50 juta untuk setiap 1 MW kapasitas, sehingga proyek ini berpotensi menjadi salah satu investasi terbesar di kawasan regional.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa kehadiran investasi bernilai tinggi ini menunjukkan dorongan positif bagi ekonomi digital nasional.

"Pemerintah menyambut baik komitmen empat perusahaan teknologi global untuk membangun AI Factory di Indonesia. Investasi ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dunia terhadap masa depan ekonomi digital Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi teknologi bernilai tinggi," ujar Meutya.

Proyek strategis tersebut rupanya telah direncanakan sejak beberapa tahun sebelumnya sebelum akhirnya diumumkan secara resmi.

"Rencana ini telah digagas sejak awal dan disampaikan dua tahun lalu kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kini seluruh proses telah mencapai tahap final sehingga dapat diumumkan kepada publik," katanya.

Fasilitas ini juga akan mendukung layanan Token-as-a-Service dan menjadi rumah bagi Sahabat-AI, model bahasa besar open-source Indonesia berparameter 70 miliar yang mencakup bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, Bali, hingga Batak.

"Yang dibangun bukan sekadar pusat data atau infrastruktur komputasi. Ini adalah fondasi ekosistem AI nasional yang utuh, mulai dari kapasitas komputasi, layanan AI, hingga pengembangan model bahasa Indonesia yang dapat dimanfaatkan berbagai sektor. Kehadiran AI Factory ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai AI Hub regional karena mampu melayani kebutuhan nasional sekaligus kawasan," papar Meutya.

Selain proyek di Batang, pemerintah mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik manufaktur GPU pertama di Indonesia yang berlokasi di Cikarang masih terus berjalan dan ditargetkan beroperasi mulai Desember mendatang.

"Ketika infrastruktur, pasar, talenta, dan kebijakan berjalan beriringan, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi salah satu pusat pengembangan AI di kawasan. Pemerintah akan terus memastikan iklim investasi tetap kondusif agar inovasi AI dapat tumbuh sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tuturnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang