Pelatih anyar AC Milan Ruben Amorim menetapkan target tinggi pada musim pertamanya dengan membidik gelar juara Serie A dan trofi Liga Europa, sebagaimana dilansir dari Bola. Laga pramusim menghadapi Chelsea dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam WIB.
Ekspektasi tinggi tersebut ditegaskan oleh juru taktik asal Portugal itu meskipun dirinya menerima skuad yang tengah berada dalam fase pembenahan.
"Saya tidak bisa datang ke sini lalu mengatakan bahwa kami tidak bisa atau tidak ingin memenangi gelar liga," kata Amorim.
Mantan pelatih Sporting CP itu menyadari adanya dinamika perubahan dalam tim serta kehadiran staf kepelatihan baru yang membutuhkan penyesuaian.
"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dengan pelatih baru dan perubahan dalam skuad. Namun, ketika Anda berada di klub sebesar Milan, Anda harus membidik gelar juara. Jadi, kami akan mencobanya," imbuh Amorim.
Persaingan di tingkat domestik bukan satu-satunya fokus, sebab kompetisi antarklub Eropa juga menjadi sasaran utama perjalanan Rossoneri musim ini.
"Di Liga Europa kami harus percaya dan memiliki keinginan untuk memenangi kompetisi ini," ujar Amorim.
Target besar tersebut dibarengi kesadaran bahwa pembentukan tim yang solid memerlukan proses bertahap, termasuk upaya mengamankan kembali tiket Liga Champions.
"Semua orang ingin mendapatkan segalanya dengan segera. Namun, sesuatu yang dikerjakan dengan baik membutuhkan waktu. Pilihan saya adalah melakukan hal yang tepat pada waktu yang tepat," tutur Amorim.
Evaluasi permainan terus dilakukan oleh juru taktik berusia 41 tahun tersebut setelah melihat performa anak asuhnya saat bersua Inter Milan dan Celtic.
"Saya melihat ada peningkatan dibandingkan pertandingan melawan Celtic. Jangan lupa, kami menghadapi tim yang sudah bermain bersama selama bertahun-tahun dan berkali-kali menjuarai liga," ucap Amorim.
Faktor fisik dan adaptasi taktik baru diakui masih menjadi kendala bagi para pemain selama menjalani rangkaian laga pramusim.
"Pada laga pembuka musim nanti, kami akan menjadi tim yang berbeda dengan gaya bermain yang jelas, meski masih jauh dari kata sempurna," kata Amorim.






