BP BUMN Pangkas 274 Entitas untuk Transformasi Efisiensi

8 Agustus 2026, 12:32 WIB

Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara melaporkan telah memangkas 274 entitas BUMN sebagai bagian dari program transformasi untuk mengelola BUMN agar lebih ramping, efektif, dan efisien, kata Dony Oskaria, COO Danantara, dalam pertemuan dengan Utusan Khusus Presiden pada 6 Agustus 2026.

Dari total target 652 perusahaan BUMN yang akan disederhanakan, pemangkasan 274 entitas tersebut menunjukkan program streamlining berjalan sesuai target, seperti yang disampaikan Dony kepada media pada 7 Agustus 2026.

"Kami laporkan sebelumnya bagaimana kami melakukan streamlining. Nah, result-nya sekarang sudah 274 perusahaan yang kita lakukan streamlining," ujar Dony.

Dony menambahkan, pemerintah menargetkan jumlah perusahaan BUMN yang tersisa sekitar 250 entitas setelah penyederhanaan ini selesai.

"Kurang lebih nanti total yang akan kita selesaikan itu 652 perusahaan yang akan hilang. Dan sehingga nanti kita hanya akan punya 250 perusahaan," ujar Dony.

Transformasi ini juga berdampak positif pada sejumlah BUMN, termasuk PT Pupuk Indonesia yang mencatat laba Rp 6,1 triliun dalam enam bulan pertama 2026.

Dony menjelaskan peningkatan kapasitas produksi dan ekspor pupuk menjadi bagian dari perubahan strategis yang terjadi.

"Sekarang kita sudah membangun 8, memperbaiki 8 pabrik pupuk kita. Dan kita sudah mulai ekspor pupuk kita, bulan lalu ekspor perdana kita ke Australia. Jadi kita sudah menjadi eksportir pupuk sekarang," ujar Dony.

BP BUMN bersama Danantara mendorong BUMN menjadi perusahaan yang lebih sehat, adaptif, dan berdaya saing melalui penyederhanaan struktur, penguatan strategi bisnis, dan peningkatan kinerja operasional.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang