BRIN Tunjukkan Riset Fisika Kuantum dan Bantah Isu Anggaran Sepatu-Genteng

8 Agustus 2026, 20:16 WIB

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan bahwa riset mereka tidak hanya menghasilkan produk sederhana seperti sepatu, genteng, dan keripik, yang sempat menjadi bahan kritik warganet saat dipamerkan di depan Presiden Prabowo Subianto.

BRIN menegaskan bahwa risetnya juga mencakup teknologi canggih berbasis fisika kuantum, termasuk pengembangan baterai kuantum dan teknologi quantum magnetometry yang menggunakan sensor berbasis berlian dengan NV Center untuk mengukur medan magnet dengan sensitivitas tinggi.

Melalui akun Instagram resmi, Pusat Riset Fisika Kuantum BRIN menyampaikan, "Nah, terkait riset futuristik, di BRIN-Q, kami sedang mengembangkan quantum magnetometry, teknologi sensor kuantum berbasis berlian (NV Center) yang mampu mengukur medan magnet dengan sensitivitas sangat tinggi," ujar akun @quantumresearch.id.

Baterai kuantum berbeda dengan baterai biasa yang bekerja secara elektrokimia karena menyimpan energi pada keadaan kuantum sistem seperti atom, molekul, atau spin. Mekanisme interaksi kolektif pada unit penyimpan energi ini memungkinkan pengisian yang lebih cepat dan efisien.

BRIN menjelaskan bahwa riset baterai kuantum menghadapi tantangan besar seperti menjaga stabilitas energi dan keadaan kuantum tanpa decoherence serta memastikan efisiensi ekstraksi energi mendekati 100%.

"Hasil riset berbasis kuantum ini tidak bisa muncul begitu saja. Melainkan tergantung pada sistem, jenis interaksi, protokol pengisian, serta bagaimana sistem berinteraksi dengan lingkungannya," kata pihak BRIN.

BRIN menyebut riset baterai kuantum aktif dilakukan negara maju, termasuk Australia yang menjadi pelopor eksperimen baterai kuantum. Indonesia melalui BRIN telah berkontribusi dengan delapan makalah ilmiah terkait baterai kuantum.

Menanggapi spekulasi penggunaan anggaran triliunan rupiah hanya untuk produk sederhana, BRIN membantahnya dan menjelaskan bahwa anggaran Rp 6 triliun per tahun digunakan untuk berbagai kebutuhan riset.

"Sepatu karet yang dihasilkan BRIN memiliki bahan Smart Rubber yang dibuat menggunakan teknologi tinggi milik BRIN," jelas BRIN. Bahan ini juga diaplikasikan untuk industri otomotif, penerbangan, dan keamanan.

Begitu pula dengan keripik ubi, BRIN menekankan fokus pada varietas unggul ubi ungu hasil riset inovasi mereka, bukan hanya pada produknya.

Informasi ini dilansir dari Detikcom.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang