Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perwakilan Indonesia resmi membuka pendaftaran rekrutmen untuk empat posisi tenaga ahli non-staff. Kesempatan bergabung dengan badan khusus PBB ini terbuka sampai 14 Agustus 2026, dilansir dari Detikcom.
FAO beroperasi untuk membantu mengatasi masalah kelaparan global sejak didirikan pada 16 Oktober 1945 di Quebec City, Kanada. Kantor perwakilan lembaga ini telah berdiri di Indonesia sejak tahun 1978.
Pelamar yang berminat dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman resmi Jobs at FAO. Setiap kandidat diwajibkan untuk mengisi seluruh rincian profil pendaftaran dengan lengkap serta akurat.
Berikut adalah deretan posisi non-staff yang sedang dibuka beserta tugas serta kriteria kualifikasinya:
1. National PPG and Inland Fisheries Specialist
Posisi ini bertugas memberikan masukan teknis pada desain, proses, dan pelaksanaan project preparation grant (PPG). Spesialis ini juga mendukung konsultan tematik serta mengonsolidasi laporan teknis mengenai sumber daya perikanan di wilayah pengelolaan perikanan perairan darat (IWFMAs).
Selain itu, pemegang posisi bertugas menganalisis kondisi dasar terkait kebijakan perairan darat, kapasitas lembaga, dan prioritas daerah hingga nasional.
Kualifikasi yang dibutuhkan mencakup pendidikan minimal Magister di bidang kelautan, perikanan, konservasi keanekaragaman hayati, atau pengelolaan lingkungan. Pelamar wajib memiliki pengalaman praktis minimal 5 tahun di bidang perikanan perairan darat serta keanekaragaman hayati laut di Indonesia, dan berstatus WNI atau memiliki izin kerja sah.
2. Gender and Local Community Specialist
Tugas utamanya meliputi analisis gender dan pengorganisasian materi referensi terkait kesetaraan gender di wilayah lanskap proyek. Spesialis ini akan menyusun strategi serta rencana aksi gender agar seluruh kelompok masyarakat memperoleh manfaat secara setara.
Tugas lainnya mencakup pengumpulan data mata pencaharian masyarakat, pengelolaan dokumen proyek, serta penyiapan kebutuhan anggaran terintegrasi.
Persyaratan posisi ini adalah bergelar Magister atau setara di bidang ilmu sosial, administrasi bisnis, pemasaran, pertanian, atau ekonomi lingkungan. Kandidat harus berpengalaman kerja minimal 5 tahun di bidang pengembangan gender dan mata pencaharian, serta menguasai bahasa Inggris dan bahasa Indonesia tingkat C.
3. Value Chain and Private Sector Specialist
Spesialis rantai nilai bertugas menganalisis tren pasar, biaya, harga, dan preferensi rantai nilai perikanan. Posisi ini juga berperan memberi masukan peluang investasi untuk UKM perikanan skala kecil serta mengidentifikasi potensi kerja sama dengan sektor swasta.
Tugas operasional lainnya adalah menyusun dokumen proyek, mengelola berkas konsultasi, dan menyiapkan strategi pemosisian produk perikanan darat baru.
Kandidat wajib memiliki latar belakang pendidikan tingkat lanjut di bidang pengolahan/pemasaran produk akuakultur atau perikanan. Pengalaman profesional minimal 5 tahun dalam pengembangan rantai nilai perikanan, agribisnis, atau pengembangan UKM sangat diutamakan, disertai kemahiran bahasa Inggris dan Indonesia tingkat C.
4. Stakeholder Engagement and Safeguards Specialist
Posisi ini bertanggung jawab memberikan dukungan teknis dalam pelibatan pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, LSM, hingga masyarakat adat. Tugasnya meliputi pemetaan pemangku kepentingan, penilaian lanskap regulasi, serta analisis kapasitas mitra proyek.
Selain itu, spesialis ini bertugas menyusun matriks risiko lingkungan dan sosial, merancang mekanisme penanganan pengaduan, serta membantu draf rencana pengelolaan sosial dan lingkungan.
Kriteria pelamar membutuhkan gelar Magister perikanan, ilmu kelautan, ilmu lingkungan, atau studi pembangunan. Kandidat harus berpengalaman minimal 5 tahun di bidang perikanan laut atau perairan darat di Indonesia, serta mahir berbahasa Inggris dan Indonesia pada tingkat C.







