Maskapai Batik Air menindak tegas seorang penumpang berinisial JA yang bertindak indisipliner dan membahayakan keselamatan dalam penerbangan rute Kuala Lumpur, Malaysia menuju Kochi, India, pada 5 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Penumpang yang menempati kursi dekat pintu darurat tersebut bertindak destruktif dengan merusak panel jendela serta berusaha membuka jendela darurat. Selain merusak fasilitas, pelaku juga melakukan tindakan intimidatif yang mengancam awak kabin dan penumpang lainnya selama penerbangan berlangsung.
Aksi indisipliner tersebut berhasil dikendalikan oleh awak kabin secara profesional sesuai protokol keselamatan udara hingga pesawat mendarat dengan selamat di Bandar Udara Internasional Cochin, India. Setibanya di darat, penumpang berinisial JA langsung diserahkan kepada aparat keamanan bandara untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.
"Batik Air tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindakan yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Kami juga akan selalu mendukung langkah-langkah yang diambil oleh otoritas sesuai kewenangannya," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Batik Air.
Pihak maskapai menekankan pentingnya kepatuhan seluruh penumpang terhadap arahan awak kabin dan regulasi penerbangan guna memastikan keamanan serta kenyamanan operasional seluruh pengguna jasa udara.






