Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat 37 poin atau 0,20 persen ke level Rp18.074 per dolar AS pada perdagangan spot hari ini, Minggu, 2 Agustus 2026. Penguatan ini terjadi di tengah indeks dolar AS yang tercatat menguat 0,34 persen menuju posisi 100,201.
Meskipun mengalami apresiasi harian, pergerakan mata uang Garuda sepanjang sepekan terakhir masih mencatatkan pelemahan tipis sebesar 13 poin atau 0,07 persen, bergerak dari posisi Rp18.009 menjadi Rp18.022 per dolar AS.
Berdasarkan data resmi transaksi perbankan terkini, Bank Indonesia menetapkan kurs transaksi dolar AS dengan harga jual Rp18.168,39 dan harga beli Rp17.987,61 per dolar AS. Perbankan nasional utama seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI juga memperbarui daftar nilai tukar baik untuk transaksi e-rate, TT counter, maupun bank notes.
Daftar Kurs di Bank Central Asia (BCA) dan Bank Mandiri
Bank Central Asia (BCA) mencatat kurs e-rate untuk transaksi beli sebesar Rp17.990 dan kurs jual Rp18.080. Sementara itu, pada layanan TT counter dan bank notes BCA, harga beli berada pada angka Rp17.870 dan harga jual ditetapkan sebesar Rp18.150.
Adapun Bank Mandiri memberlakukan special rate dengan harga beli Rp18.065 dan harga jual Rp18.095. Untuk transaksi TT counter serta bank notes di Bank Mandiri, harga beli dipatok sebesar Rp17.840 dan harga jual berada pada level Rp18.140.
Daftar Kurs di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI)
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menawarkan harga beli dolar AS setinggi Rp18.082 dan harga jual Rp18.139. Nilai ini menjadi salah satu penawaran kurs beli e-rate tertinggi di antara perbankan BUMN pada periode transaksi ini.
Di sisi lain, Bank Negara Indonesia (BNI) menetapkan special rates beli pada angka Rp18.060 dan jual Rp18.150. Transaksi TT counter BNI berada di posisi beli Rp17.850 dan jual Rp18.150, sedangkan layanan bank notes BNI berada di level beli Rp17.945 dan jual Rp18.245.
Tabel Perbandingan Kurs Dolar AS Perbankan
Berikut adalah rincian lengkap perbandingan harga jual dan beli dolar AS di sejumlah bank papan atas Indonesia berdasarkan pembaruan data terbaru:
| Nama Bank / Lembaga | Jenis Layanan | Harga Beli (IDR) | Harga Jual (IDR) |
|---|---|---|---|
| Bank Indonesia (BI) | Kurs Transaksi Resmi | Rp17.987,61 | Rp18.168,39 |
| BCA | e-rate | Rp17.990,00 | Rp18.080,00 |
| BCA | TT Counter / Bank Notes | Rp17.870,00 | Rp18.150,00 |
| Bank Mandiri | Special Rate | Rp18.065,00 | Rp18.095,00 |
| Bank Mandiri | TT Counter / Bank Notes | Rp17.840,00 | Rp18.140,00 |
| BRI | Kurs Umum | Rp18.082,00 | Rp18.139,00 |
| BNI | Special Rates | Rp18.060,00 | Rp18.150,00 |
| BNI | Bank Notes | Rp17.945,00 | Rp18.245,00 |
Faktor Pendukung Pasar Keuangan dan Komoditas
Dinamika yang terjadi pada pasar valuta asing turut memengaruhi pergerakan pasar komoditas domestik. Di saat yang sama, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penurunan sebesar Rp9.000 per gram pada periode 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Informasi ini bukan saran investasi. Pergerakan nilai tukar mata uang dan harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan finansial.
Para pelaku pasar dan masyarakat yang hendak melakukan transaksi valuta asing diimbau untuk terus memantau pembaruan papan kurs di masing-masing perbankan secara berkala karena perbedaan jenis transaksi seperti e-rate, TT counter, dan bank notes dapat memengaruhi nilai akhir penukaran.






