Kapasitas baterai smartphone kelas menengah kembali menembus rekor baru. Dilansir dari Gadget, OPPO secara resmi meluncurkan perangkat terbaru OPPO A7 Pro Max di pasar China dengan memboyong baterai berdaya 10.000 mAh.
Penggunaan komponen Glacier Battery berbasis silicon-carbon menjadi rahasia di balik ukuran fisik yang tetap proporsional. Baterai jumbo tersebut turut disokong pengisian daya cepat SuperVOOC 80W, UFCS 80W, hingga kemampuan reverse charging 27W.
Langkah perdana penggunaan chipset Snapdragon 4 Gen 5 di dunia dimulai lewat ponsel ini. Prosesor berfabrikasi 4nm tersebut dibekali CPU octa-core berkecakapan hingga 2,3GHz dan GPU Adreno G629, yang dipadukan bersama RAM LPDDR4X serta media penyimpanan UFS 3.1.
Sektor visual mengandalkan panel AMOLED seluas 6,78 inci bertingkat kecerahan maksimal 1.800 nits. Layar beresolusi 2.772 × 1.272 piksel ini telah mendukung refresh rate 120Hz, kedalaman warna 10-bit, dan touch sampling rate 330Hz.
Kebutuhan fotografi diakomodasi oleh kamera belakang ganda yang mencakup sensor utama 50MP berfitur OIS serta sensor monokrom 2MP. Pada bagian depan, tersemat kamera swafoto beresolusi 50MP yang mampu merekam video hingga kualitas 1080p.
Ponsel yang menjalankan sistem operasi ColorOS 16 berbasis Android 16 ini disempurnakan oleh konektivitas NFC, IR blaster, Wi-Fi 5, serta deretan sertifikasi ketahanan air dan debu IP66, IP68, IP69, hingga IP69K.
Harga OPPO A7 Pro Max
Berikut adalah rincian harga penjualan OPPO A7 Pro Max untuk pasar China:
| Varian RAM & Memori | Harga (Yuan) | Estimasi Harga (Rupiah) |
|---|---|---|
| 2.199 yuan | Rp5,8 juta | 2.699 yuan |
| Rp7,1 juta | 2.999 yuan | Rp7,9 juta |
Produsen asal Tiongkok tersebut belum membeberkan rencana ekspansi ke pasar global. Namun, beberapa laporan mengindikasikan kemungkinan hadirnya perangkat ini di India berlabel OPPO F35 Pro.






