Komdigi Panggil YouTube Terkait Promosi Vape Anak

6 Agustus 2026, 00:02 WIB

Kementerian Komunikasi dan Digital rencana memanggil pengelola platform digital YouTube akibat adanya temuan siaran langsung konten kreator Bigmo yang mempromosikan rokok elektronik atau vape kepada anak-anak, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan bahwa pemerintah memberikan tenggat waktu bagi pihak YouTube untuk memberikan penjelasan sebelum pemanggilan resmi digelar.

"Jadi kita akan lihat dalam tiga hari. Esok atau lusa akan dipanggil. Kita juga sudah mengeluarkan surat pemanggilan untuk mendengar jawaban dari platform YouTube," ungkap Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital.

Kasus ini menjadi sorotan lantaran platform digital global dinilai belum konsisten dalam menjalankan fungsi pengawasan dan moderasi konten negatif pada ranah mereka sendiri.

"Ini hanya satu contoh di mana kita melihat para big tech, tidak hanya YouTube, tidak konsisten dan tidak tertib dalam melakukan penyisiran terhadap konten-konten negatif yang ada di dunia maya, khususnya di ranah mereka sendiri," kata Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital.

Kelalaian dalam proses pengawasan tersebut berpotensi membawa dampak luas bagi masyarakat, terutama anak-anak sebagai kelompok rentan. Pihak Komdigi menuntut penjelasan resmi mengenai langkah penanganan yang diambil agar pelanggaran serupa tidak berulang.

"Ini membahayakan tidak hanya anak-anak, tetapi juga banyak pihak di masyarakat Indonesia yang dirugikan apabila mereka terus dibiarkan melakukan hal-hal seperti ini tanpa pengawasan yang tertib," tegas Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang