Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga terakhir fase Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026) malam WIB, untuk menentukan siapa yang melaju ke semifinal. Singapura memiliki tujuh poin dan hanya butuh hasil imbang, sementara Indonesia wajib menang, dilansir dari Bola.
Laga ini menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak semifinal. Singapura datang dengan modal poin tujuh, sementara Indonesia butuh kemenangan agar tetap berada dalam persaingan, dilansir dari Bola.
Singapura ditangani pelatih Gavin Lee dan bermain di kandang sendiri dengan dukungan publik yang lama puasa gelar juara AFF sejak terakhir kali jadi kampiun pada 2012 silam, dilansir dari Bola.
Dalam penilaian Gusnul Yakin, pola serangan Indonesia perlu diubah karena Mitchel Baker tak bisa lagi dijadikan target man bila dimatikan lawan.
"Pola serangan Timnas Indonesia harus diubah. Mitchel Baker tak bisa lagi jadi target man bila dia dimatikan lawan. Solusinya, dia harus mampu berperang sebagai pemantul bola untuk pemain lain. Dengan Skema ini maka John Herdman harus punya second striker atau penyerang lubang untuk memanfaatkan bola pantul," kata Gusnul Yakin.
Gusnul Yakin menekankan perubahan taktik itu karena Baker yang menjadi ujung tombak utama tidak dapat bekerja sendirian menghadapi pengawalan bek Singapura, dilansir dari Bola.
Gusnul Yakin juga menilai skenario lain yang dapat dipilih Indonesia adalah mengurangi intensitas serangan dari sayap hingga garis akhir pertahanan Singapura.
"Serangan dari sayap pasti sudah dibaca Singapura. Menurut saya lebih baik jika sayap Timnas Indonesia berani langsung menusuk ke jantung pertahanan. Disini lah dibutuhkan pemain yang kuat memegang bola. Saya kira Egi Maulana dan Saddil Ramdani bisa jadi pilihan," jelasnya.
Ia menyebut Egi Maulana dan Saddil Ramdani berpotensi efektif karena memiliki dribel bagus dan licin saat bermanuver di kotak penalti Singapura, dilansir dari Bola.
Gusnul Yakin menyambungkan opsi masuk ke kotak penalti dengan peluang terciptanya pelanggaran yang berujung tendangan bebas.
"Jika kita berani masuk ke kotak penalti akan ada peluang terjadi pelanggaran untuk tendangan bebas. Nah momentum inilah yang bisa dimaksimalkan untuk mencetak gol," tuturnya.
Singapura dalam pertandingan ini diperkirakan menghadapi tantangan dari Indonesia karena Indonesia berkepentingan mencetak gol untuk memastikan hasil yang dibutuhkan, dilansir dari Bola.






