Manajemen AC Milan bertindak makin agresif pada bursa transfer musim panas demi memboyong bek muda Barcelona, Gerard Martin. Seperti dilansir dari Bola, klub raksasa Italia tersebut menjadikan pemain asal Spanyol itu sebagai prioritas utama untuk memperkuat sektor pertahanan menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Keseriusan Rossoneri terlihat dari manuver penawaran yang mereka ajukan.
Berdasarkan laporan El Nacional, Milan melipatgandakan proposal finansial demi mengamankan jasa bek yang diprediksi memiliki masa depan cerah tersebut. Upaya Milan dipastikan tidak berjalan mudah lantaran raksasa Premier League, Chelsea, juga memantau situasi sang pemain. Dikutip dari Football Italia, kubu London Barat siap bersaing sengit untuk memperebutkan tanda tangan Martin, yang membuat proses negosiasi dengan Barcelona semakin rumit.
Pada proposal awal, Rossoneri menyodorkan dana sebesar 20 juta euro atau setara Rp 381 miliar. Namun, nominal tersebut ditolak oleh Barcelona karena dianggap belum sesuai dengan penilaian klub terhadap sang bek.
Merespons penolakan tersebut, Milan langsung menaikkan nilai tawaran secara signifikan menjadi 35 juta euro atau sekitar Rp 666 miliar. Langkah drastis ini menegaskan posisi Gerard Martin di daftar teratas perburuan pemain anyar mereka. Langkah cepat di bursa transfer menjadi kebutuhan mendesak bagi Milan setelah melihat performa tim pada laga uji coba melawan Celtic yang berakhir imbang 2-2. Lini belakang Rossoneri tampak rapuh hingga harus kebobolan dua gol terlebih dahulu sebelum akhirnya bangkit di babak kedua.
Sikap Barcelona dan Keputusan Akhir
Persaingan di meja perundingan diprediksi terus memanas hingga penutupan jendela transfer. Masuknya Chelsea mewajibkan Milan bertindak cepat agar tidak kehilangan momentum dalam merebut servis sang pemain.
Keputusan akhir kini berada di tangan Barcelona. Klub asal Catalonia tersebut diperkirakan bakal mengevaluasi seluruh paket penawaran dari para peminat, baik dari sudut pandang teknis maupun keuntungan finansial.
Baik Milan maupun Chelsea sama-sama menawarkan proyek olahraga yang berbeda untuk meyakinkan Martin. Apabila proses transfer ini berhasil terealisasi, Martin diproyeksikan menjadi pilar penting dalam skema pertahanan baru bentukan pelatih Ruben Amorim untuk musim 2026/2027.







