Mengetahui berat badan calon bayi sejak dalam kandungan merupakan hal krusial untuk memantau tumbuh kembang dan mendeteksi risiko gangguan kehamilan secara dini. Metode pemantauan yang sangat umum digunakan dalam dunia kebidanan adalah cara menghitung tbj mc donald yang didasarkan pada pengukuran Tinggi Fundus Uteri (TFU). Konsultasikan dengan profesional medis sebelum mengambil tindakan medis atau mengubah rencana perawatan kehamilan Anda berdasarkan informasi mandiri.
Tinggi Fundus Uteri (TFU) merupakan jarak vertikal yang diukur dalam satuan sentimeter (cm) mulai dari tepi atas tulang kemaluan atau simfisis pubis hingga puncak tertinggi rahim atau fundus uteri.
Metode yang digagas oleh Mc Donald ini menggunakan pita pengukur fleksibel untuk menentukan jarak tersebut guna memperkirakan usia kehamilan serta ukuran janin. Berdasarkan data medis, fundus uteri secara anatomis mulai teraba di atas tulang kemaluan setelah minggu ke-12 usia kehamilan seseorang.
Pengukuran jarak dari simfisis pubis ke puncak rahim menjadi fondasi utama dalam berbagai rumus klinis untuk memprediksi bobot lahir bayi sebelum persalinan dimulai.
Pemantauan ini sangat vital mengingat janin dengan bobot kelahiran kurang dari 2,5 kilogram sering kali lahir prematur dengan berbagai komplikasi.
Sebaliknya, jika bobot bayi saat lahir melebihi 4 kilogram, ibu hamil dan bayi berisiko mengalami komplikasi kesehatan tertentu selama proses persalinan.
Ragam Rumus Menghitung Taksiran Berat Janin
Setelah bidan atau dokter kandungan mendapatkan angka TFU dalam satuan sentimeter, angka tersebut dapat dimasukkan ke dalam beberapa formula matematika medis.
Terdapat beberapa rumus yang dikenal dalam dunia kebidanan untuk mengubah variabel tinggi fundus menjadi perkiraan berat dalam satuan gram.
1. Rumus Johnson-Toshack
Rumus Johnson-Toshack menggunakan formula matematika standar yaitu $(TFU – N) \times 155$ untuk menghasilkan taksiran berat janin. Nilai $N$ pada formula ini bersifat dinamis dan sangat bergantung pada posisi atau penurunan kepala janin ke dalam rongga panggul ibu.
Angka $N$ bernilai 11 jika kepala janin belum melewati spina ischiadica atau tonjolan tulang ilium pada panggul. Angka $N$ bernilai 12 jika kepala janin terdeteksi sudah melewati bagian spina ischiadica tersebut saat pemeriksaan perlimaan. Angka $N$ bernilai 13 digunakan khusus jika kepala janin terbukti belum masuk ke dalam Pintu Atas Panggul (PAP).
2. Rumus Risanto
Rumus ini dikembangkan melalui riset lokal untuk menyesuaikan dengan karakteristik fisik ibu hamil di Indonesia agar hasilnya lebih presisi.
Formulasi matematika yang digunakan dalam rumus Risanto didasarkan pada persamaan linear yakni $127,6 \times TFU – 931,5$.
Metode ini terbukti memberikan hasil taksiran yang dinilai sangat mendekati berat lahir bayi yang sebenarnya saat persalinan tiba.
3. Rumus Niswander dan Formula Dare
Selain dua rumus populer di atas, literatur kebidanan juga mengenal rumus Niswander yang memiliki struktur hitungan berbeda.
Formula untuk Niswander dihitung dengan cara $(TFU – 13) \div 3 \times 453,6$ gram untuk menghasilkan berat estimasi akhir. Ada juga Formula Dare yang mengabaikan tinggi panggul melainkan fokus pada perkalian linear antara TFU dengan Lingkar Perut (LP) ibu hamil.
Perbandingan Akurasi Metode Risanto vs Johnson-Toshack
Pemilihan rumus yang tepat sangat memengaruhi akurasi prediksi sehingga tenaga kesehatan tidak salah dalam mengambil keputusan klinis persalinan.
Berdasarkan penelitian dari Journal of Issues in Midwifery dan Jurnal Kesehatan Reproduksi UGM, rumus Risanto memberikan hasil taksiran yang lebih mendekati berat lahir bayi nyata. Selisih rata-rata antara hasil hitungan rumus Risanto dengan berat riil saat bayi lahir terbukti jauh lebih kecil.
Studi medis tersebut juga mengungkapkan bahwa rumus Risanto jauh lebih akurat untuk diterapkan pada ibu hamil yang memiliki kondisi kelebihan berat badan dibandingkan rumus Johnson-Toshack. Berikut adalah visualisasi ringkas mengenai perbedaan variabel pembentuk dan karakteristik utama dari masing-masing metode perhitungan yang ada.
| Nama Rumus | Komponen Utama Perhitungan | Kelebihan Spesifik Klinis |
|---|---|---|
| Risanto | TFU tunggal | Lebih akurat untuk ibu hamil dengan kelebihan berat badan |
| Johnson-Toshack | TFU dan posisi kepala (N) | Sangat umum digunakan dalam panduan kebidanan dasar |
| Niswander | TFU tunggal | – |
| Dare | TFU dan Lingkar Perut | Menyertakan faktor ketebalan lingkar perut ibu |
Grafik Pertumbuhan Janin pada Awal Kehamilan
Sebelum menginjak masa pemantauan TFU Mc Donald pada trimester kedua dan ketiga, perkembangan janin dipantau lewat panjang ubun-ubun ke pantat.
Metode pengukuran jarak ubun-ubun ke pantat ini umumnya efektif dan akurat dilakukan hingga usia kehamilan menyentuh 14 minggu.
Data dari Baby Center merinci standar grafik pertumbuhan ukuran panjang dan berat janin pada fase awal kehamilan sebagai berikut.
- Usia 10 minggu: Ukuran panjang mencapai 3,1 cm dengan estimasi bobot 35 gram.
- Usia 11 minggu: Ukuran panjang mencapai 4,1 cm dengan estimasi bobot 45 gram.
- Usia 12 minggu: Ukuran panjang mencapai 5,4 cm dengan estimasi bobot 58 gram.
- Usia 13 minggu: Ukuran panjang mencapai 6,7 cm dengan estimasi bobot 73 gram.
Pahami bahwa seluruh angka yang didapatkan dari rumus manual ini merupakan bentuk taksiran matematis, bukan angka absolut tanpa celah.
Pemeriksaan ultrasonografi tetap menjadi instrumen pendukung terbaik medis untuk mengonfirmasi validitas volume cairan ketuban, plasenta, dan berat janin aktual.







