Al Qur an Jelaskan Asmaul Husna Dalam Surat Thaha Dan Al Araf

8 Agustus 2026, 14:31 WIB

Al-Qur'an secara eksplisit menerangkan keberadaan Asmaul Husna melalui beberapa firman Allah SWT, di antaranya yang paling utama terletak pada Surat Thaha ayat 8 dan Surat Al-A'raf ayat 180. Penetapan dalil ini menjadi pijakan utama umat Islam dalam memahami nama-nama Allah yang indah dan agung sebagai landasan berzikir serta berdoa pada Sabtu (8/8/2026).

Secara bahasa, kata Asmaul Husna berasal dari bahasa Arab, yakni asma yang berarti nama-nama dan husna yang bermakna baik, indah, atau terbaik. Nama-nama ini bukan sekadar sebutan, melainkan representasi dari atribut ilahi yang sempurna.

Keberadaan nama-nama agung ini ditegaskan langsung oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Surat Thaha ayat 8:

"Dialah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna."

Selain Surat Thaha, ketetapan mengenai nama-nama indah ini juga dipertegas dalam Surat Al-A'raf ayat 180. Ayat tersebut memuat perintah eksplisit bagi umat beriman untuk berdoa menggunakan nama-nama tersebut.

Penjelasan Surat Al Araf Ayat 180

Surat Al-A'raf ayat 180 menegaskan pentingnya bertawasul melalui nama-nama Allah. Dalam ayat ini, Allah memerintahkan umat-Nya untuk memohon petunjuk dan perlindungan dengan menyebut Asmaul Husna, sekaligus memperingatkan agar menjauhi orang-orang yang menyimpang dalam menafsirkan nama-Nya.

Rincian Ayat Al Qur an yang Menerangkan Asmaul Husna

Berikut adalah rincian beberapa ayat Al-Qur'an yang secara khusus menerangkan dan memerintahkan penggunaan Asmaul Husna:

Daftar Surah dan Ayat Al-Qur'an tentang Asmaul Husna
Nama Surah Nomor Ayat Inti Penjelasan Ayat
Thaha Ayat 8 Penegasan bahwa Allah memiliki Asmaul Husna.
Al-A'raf Ayat 180 Perintah berdoa menyebut Asmaul Husna.
Al-Isra Ayat 110 Anjuran memanggil Allah dengan nama-Nya secara sedang.
Al-Hasyr Ayat 24 Penyebutan Allah Sang Pencipta pemilik Asmaul Husna.

Keutamaan dan Landasan Hadits Asmaul Husna

Penulis buku "Rahasia Keajaiban Asmaul Husna", Syafi'ie el-Bantanie, menjelaskan bahwa setiap nama dalam 99 Asmaul Husna merupakan representasi atribut ilahi yang sempurna dan menjadi pedoman hidup bagi umat Muslim. Memahami makna di balik nama-nama tersebut akan mendekatkan seorang hamba kepada Sang Pencipta.

Selain dalil Al-Qur'an, landasan mengenai 99 nama Allah ini dikuatkan oleh hadits shahih. Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan menghafal dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu siapa yang mengetahuinya, maka dia masuk surga." (HR Bukhari).

Kata Allah dan Asmaul Husna Dalam Al Quran | Rumaysho TV

Implementasi Penyebutan Asmaul Husna dalam Doa

Surat Al-Isra ayat 110 memberikan petunjuk teknis mengenai "bagaimana cara membaca asmaul husna" saat melafalkan doa. Umat Islam dianjurkan menyeru nama Allah atau Ar-Rahman dengan suara yang sedang, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu lirih.

Para ulama menyarankan agar pembacaan nama-nama baik ini dijadikan rutinitas harian setiap kali hendak memohon sesuatu. Langkah ini dinilai ampuh untuk memperkuat keimanan serta menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat Muslim.

  • Membaca dan meresapi 99 arti nama Asmaul Husna saat berdoa.
  • Menggunakan suara yang sedang sesuai petunjuk Surat Al-Isra ayat 110.
  • Menjadikan nilai-nilai keagungan atribut ilahi sebagai pedoman akhlak sehari-hari.

Rangkaian dalil dari Al-Qur'an dan Hadits ini menguraikan secara lengkap dasar hukum serta tata cara pengamalan Asmaul Husna dalam tradisi ibadah umat Islam hingga saat ini.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang