Membongkar Alasan Redmi Note 4X Masih Ramai Dibicarakan Setelah Sembilan Tahun

21 Juni 2026, 21:35 WIB

Pembahasan mengenai Redmi Note 4X tampaknya menolak untuk tenggelam dari ingatan para pencinta teknologi tanah air, bahkan hingga tahun 2026 ini. Saya masih sering melihat perangkat lawas ini disebut dalam berbagai forum komunitas sebagai salah satu mahakarya terbaik dari Xiaomi di kelas anggaran rendah.

Ketika pertama kali meluncur sekitar sembilan tahun yang lalu, perangkat ini membawa ekspektasi tinggi untuk mendobrak pasar kelas menengah ke bawah. Realitanya, efisiensi dayanya yang luar biasa sukses membuat standar baru yang sangat sulit ditandingi oleh para kompetitor pada masanya.

Melihat spesifikasi di atas kertas hari ini, tentu kita tidak bisa membandingkannya dengan standar ponsel modern yang serba instan. Namun, mari kita bedah secara kritis dan jujur mengapa arsitektur perangkat ini sempat menjadi primadona yang begitu dicintai.

Ulasan Xiaomi Redmi Note 4X Nilai yang Luar Biasa | UNDERkg

Desain Ergonomis dan Layar yang Mewarnai Masanya

Secara estetika, bodi kokoh dengan ketebalan 8.5 mm membuat perangkat ini terasa sangat mantap ketika digenggam. Dimensi totalnya berada di angka 151 x 76 x 8.5 mm dengan bobot seberat 165 gram yang menurut saya sangat proporsional.

Kualitas Panel IPS LCD Glossy

Layar berukuran 5.5 inci yang diusungnya memancarkan visual melalui panel IPS LCD dengan karakteristik permukaan yang agak glossy. Rasio bodi ke layar mencapai 72.7%, sebuah angka yang jamak untuk ponsel dengan bezel tebal di bagian atas dan bawah.

Resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel dengan aspek rasio tradisional 16:9 mampu menghasilkan kerapatan layar hingga 401 PPI. Berdasarkan data teknis, layarnya sudah mendukung multitouch dan kedalaman warna 24-bit yang mampu memancarkan hingga 16.777.216 variasi warna.

Kenyamanan Navigasi Fisik

Pengalaman visual yang disajikan tergolong tajam untuk menikmati konten multimedia standar pada masanya. Bezel tebalnya pun memberikan ruang yang nyaman bagi ibu jari saat memegang ponsel dalam posisi lanskap tanpa takut salah sentuh.

Bicara soal performa, kita harus menaruh hormat pada keputusan produsen yang menyematkan chipset Qualcomm MSM8953 Snapdragon 625. Komponen ini merupakan salah satu alasan utama mengapa reputasi perangkat ini begitu melegenda di mata para pengguna.

Sinergi Prosesor dan Grafis

Chipset ini mengandalkan prosesor Octa-core dengan frekuensi utama yang berjalan pada kecepatan 2 GHz. Sektor pengolahan grafisnya dipercayakan kepada GPU Adreno 506 yang terkenal sangat stabil dan dingin saat dipacu untuk tugas harian.

Snapdragon 625 pada perangkat ini adalah definisi nyata dari efisiensi arsitektur yang berhasil menyeimbangkan performa harian dan konsumsi daya.

Pilihan Varian Memori

Pabrikan menyediakan beberapa varian kombinasi memori eMMC yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna kala itu. Kita bisa menemukan varian paling ekonomis dengan konfigurasi memori sebagai berikut:

  • Varian 1: 2GB RAM + 32GB penyimpanan internal eMMC.
  • Varian 2: 3GB RAM + 16GB atau 32GB penyimpanan internal eMMC.
  • Varian 3: 4GB RAM + 64GB penyimpanan internal eMMC.

Ponsel ini juga sudah mendukung ekspansi ruang penyimpanan menggunakan kartu MicroSD hingga kapasitas maksimal 256GB. Namun, pengguna harus rela mengorbankan slot SIM 2 karena mekanismenya yang masih menganut sistem hybrid.

Sektor Kamera dan Kemampuan Perekaman Video

Beralih ke sektor fotografi, konfigurasi kamera yang ditawarkan oleh perangkat ini sebenarnya tergolong standar untuk ukuran ponsel ramah kantong. Kamera belakang atau kamera utamanya mengandalkan lensa beresolusi 13 MPix dengan bukaan diafragma f/2.0.

Fitur Kamera Utama

Kamera belakang ini juga didukung oleh dual-LED flash untuk membantu pencahayaan serta ukuran piksel yang berada di angka 1.12 µm. Untuk urusan software, hadir pula fitur Flash HDR Photo untuk membantu menyeimbangkan area gelap dan terang pada foto.

Kemampuan Rekaman Video dan Kamera Depan

Untuk urusan videografi, kamera utamanya sanggup merekam video dengan resolusi 1080p pada kecepatan 30fps. Bagi yang suka membuat video estetis, tersedia juga opsi perekaman gerak lambat dengan resolusi 720p pada kecepatan 120fps.

Sementara itu, kebutuhan panggilan video dan swafoto diakomodasi oleh kamera depan berkekuatan 5 MPix yang memiliki bukaan f/2.0. Hasil fotonya tentu membutuhkan pencahayaan yang melimpah agar terhindar dari noise yang mengganggu detail gambar.

Konektivitas Klasik yang Sangat Fungsional

Salah satu nilai jual unik yang membuat ponsel ini begitu dicintai adalah kehadiran port Infrared di bagian atas bodi. Fitur ini mengubah ponsel menjadi remote universal untuk berbagai perangkat elektronik di rumah seperti televisi dan AC.

Selain itu, Anda masih bisa menemukan lubang Audio Jack 3.5mm untuk menghubungkan earphone kabel tanpa perlu adapter tambahan. Untuk konektivitas nirkabel, perangkat ini dilengkapi Bluetooth 4.2 dengan dukungan A2DP BT LE serta WiFi a/b/g/n yang mendukung fitur Hotspot dan WiFi Direct.

Proses transfer data dan pengisian daya masih mengandalkan port Micro USB lama yang beruntung sudah membawa fitur USB OTG. Urusan sensor juga tergolong melimpah untuk kelasnya, mulai dari sensor sidik jari di bagian belakang bodi, sensor gravitasi, giroskop, sensor cahaya, sensor jarak, hingga Hall Sensor.

Kelemahan Nyata yang Harus Diterima

Tentu saja, mengulas sebuah gawai tanpa membedah kekurangannya adalah sebuah kekeliruan besar. Masalah terbesar ponsel ini jika dipandang dari sudut pandang masa kini adalah sistem operasinya yang mentok di Android 6.0 Marshmallow saat pertama kali dirilis.

Keterbatasan sistem operasi ini berimbas langsung pada kompatibilitas aplikasi modern yang menuntut arsitektur software yang jauh lebih baru. Selain itu, kecepatan memori internal tipe eMMC lawas miliknya terasa lambat untuk memproses data berukuran besar yang jamak ditemukan hari ini.

Pengisian daya baterai berkapasitas 4100 mAh miliknya juga membutuhkan waktu yang cukup lama karena belum mendukung teknologi pengisian daya cepat yang mumpuni. Port Micro USB yang digunakannya juga terasa ringkih jika dibandingkan dengan port USB Type-C modern.

Mari kita lihat ringkasan spesifikasi mendalam dari gawai legendaris ini melalui tabel data terstruktur di bawah untuk melihat rincian komponennya secara lebih jelas.

Spesifikasi Teknis Lengkap Komponen Hardware Xiaomi Redmi Note 4X
Komponen Utama Spesifikasi Teknis
Chipset Qualcomm MSM8953 Snapdragon 625
Prosesor Octa-core 2 GHz
Kartu Grafis Adreno 506
Kapasitas Baterai 4100 mAh
Kamera Utama 13 MPix f/2.0
Kamera Depan 5 MPix f/2.0
Sistem Operasi Bawaan Android 6.0 Marshmallow
Jenis Port Daya Micro USB dengan USB OTG

Penilaian Kritis Terhadap Warisan Sejarah Gadget

NotebookCheck dalam laporannya menyebutkan bahwa perangkat ini menawarkan keseimbangan yang solid antara harga dan performa yang ditawarkan pada masanya. Pandangan ini terbukti akurat jika kita melihat bagaimana ketahanan hardware perangkat ini yang mampu bertahan bertahun-tahun di tangan pengguna yang tepat.

Redmi Note 4X telah menyelesaikan tugas sejarahnya dengan sangat baik sebagai salah satu pilar penentu standar ponsel murah berkualitas tinggi. Perangkat ini adalah pengingat bagi industri bahwa optimasi software dan pemilihan chipset yang efisien jauh lebih berharga daripada sekadar mengejar angka benchmark yang tinggi.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang