Winger anyar Aston Villa, Alejandro Garnacho, mendapat nasib buruk saat melakoni laga pramusim perdana bersama timnya. Pemain asal Argentina tersebut mengalami cedera serius di bagian wajah hingga berdarah ketika bersua BG Pathum United di Thailand. Seperti dilansir dari Bola, duel uji coba yang sempat tertunda 30 menit akibat badai petir ini diwarnai insiden keras.
Garnacho harus ditarik keluar sebelum babak pertama usai akibat tekel keras dari bek BG Pathum United, Ryan Edwards. Benturan fisik tersebut mengakibatkan luka robek cukup parah pada area wajah. Tim medis sempat memberikan pertolongan darurat di pinggir lapangan, namun pesepak bola berusia 22 tahun itu tidak sanggup melanjutkan pertandingan dengan kondisi mulut yang berlumuran darah.
Nasib sial Aston Villa pada laga tersebut tidak berhenti di situ. Kapten tim, John McGinn, turut mengalami kecelakaan akibat salah tumpuan pada lututnya. Manajer Unai Emery bergerak cepat menarik keluar sang gelandang demi mencegah risiko cedera yang lebih fatal.
Garnacho sendiri baru saja diresmikan sebagai pemain pinjaman Aston Villa dari Chelsea pada 23 Juli lalu dengan nilai kesepakatan mencapai 43 juta poundsterling. Musim lalu, pemain yang mencetak delapan gol dari 43 penampilan bersama Chelsea ini diharapkan bisa memulihkan performa terbaiknya di bawah arahan Unai Emery. Kehadiran Garnacho sangat dibutuhkan untuk menambah kedalaman skuad The Villans yang bakal berlaga di Liga Champions musim ini. Pihak klub kini berfokus pada proses pemulihan sang pemain agar siap menghadapi laga pembuka Premier League.
Aston Villa Tetap Kunci Kemenangan 3-1
Meski kehilangan dua pilar penting di tengah laga, Aston Villa tetap tampil dominan. Skuad asuhan Unai Emery berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-1 atas tim tuan rumah.
Gol keunggulan Aston Villa dibuka oleh Emi Buendía dan Victor Lindelöf sebelum turun minum. Pada babak kedua, Boubacar Kamara memperlebar jarak menjadi 3-0, sebelum akhirnya BG Pathum United mencetak satu gol hiburan di penghujung laga.






