Alibaba Rilis Qwen3.8-Max dengan 2,4 Triliun Parameter

7 Agustus 2026, 20:31 WIB

Persaingan teknologi kecerdasan buatan global kian sengit setelah Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max. Peluncuran model terkuat dalam lini Qwen ini membawa kapasitas 2,4 triliun parameter, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Pengembang di seluruh dunia kini dapat mengakses Qwen3.8-Max via API di Alibaba Cloud Model Studio. Platform QwenWork turut menyediakan akses uji coba, sementara bobot model (model weights) dijadwalkan meluncur pekan depan.

Model ini mengusung batas konteks hingga 1 juta token guna menangani dokumen panjang secara efisien. Dalam performanya, Alibaba mencatat model ini meraih peringkat kedua Vision Arena serta posisi kelima Text Arena.

Pengembangan Qwen3.8-Max memanfaatkan arsitektur Sparse Mixture-of-Experts (MoE) yang dipadukan dengan hybrid attention. Efisiensi tercapai karena sistem hanya mengaktifkan sekitar 95 miliar parameter saat pemrosesan berlangsung.

Pendekatan pemrosesan tersebut mempercepat waktu inferensi sekaligus menghemat daya komputasi. Skema ini dirancang khusus untuk menangani proses penalaran berjenjang, analisis dokumen berat, serta riset ilmiah.

Kemampuan eksekusi mandiri dibuktikan melalui penyelesaian proyek rekayasa perangkat lunak selama 16 hari. Proyek tersebut melahirkan framework AI agent oh-my-cli yang kini dipublikasikan secara terbuka di GitHub.

Selain itu, model ini mencatatkan performa melampaui peserta manusia dalam ajang WWW2025 Multimodal Dialogue Intent Recognition Challenge. Pengujian tersebut mengukur pemahaman mendalam terhadap transkrip layanan pelanggan.

Kemampuan Multimodal dan Rekonstruksi Visual

Sebagai sistem multimodal, Qwen3.8-Max sanggup mengolah input teks, gambar, hingga tayangan video. Pemrosesan dokumen ratusan halaman, serial TV, maupun siaran langsung 100 jam dapat diubah menjadi basis pengetahuan interaktif.

Fitur visualnya memungkinkan penyusunan ulang antarmuka aplikasi hanya dari tangkapan layar. AI ini juga mampu mengonversi denah 2D menjadi bentuk 3D, memproses animasi teks, hingga menciptakan gim interaktif.

Guna menguji keandalan rekonstruksi tanpa kode sumber atau internet, Alibaba memperkenalkan benchmark RecreationBench. Hasil pengujian menunjukkan model mampu membangun ulang aplikasi berbekal interaksi langsung dan umpan balik visual.

Langkah Alibaba merilis Qwen3.8-Max makin mempertegas arah pengembangan AI agent. Perusahaan menargetkan model ini tidak sekadar menjawab pertanyaan, melainkan mampu menuntaskan tugas kompleks secara independen.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang