Alwi Farhan Rebut Gelar Juara Macau Open 2025

19 Juni 2026, 11:46 WIB

Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan sukses mengamankan podium tertinggi di ajang Macau Open 2025. Dilansir dari Papanskor, Alwi menumbangkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dalam laga yang berlangsung di Macao East Asian Games Dome pada Minggu (3/8). Pebulutangkis berusia 20 tahun tersebut tampil sangat dominan sepanjang pertandingan.

Alwi mengunci kemenangan melalui dua game langsung dengan skor telak 21-15 dan 21-5 dalam durasi 54 menit. Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi karier Alwi Farhan. Ini merupakan gelar pertama kalinya di turnamen BWF World Tour level Super 300 sekaligus menjadi piala perdana yang ia raih pada tahun 2025.

Sebelum mencatatkan prestasi ini, Alwi tercatat pernah memenangi kejuaraan Indonesia Masters (II) 2024 yang masuk dalam level BWF Super 100. Gelar perdana di level BWF World Tour itu diraihnya pada November 2024 silam di Surabaya.

Menariknya, Alwi selalu berhadapan dengan wakil Malaysia untuk mengamankan gelar juara pertamanya. Pada turnamen di Surabaya tahun lalu, ia memenangi laga final setelah mengalahkan pemain asal Malaysia, Aldil Sholeh, dengan skor 21-10 dan 21-9. Prestasi yang diukir Alwi Farhan sekaligus menyudahi masa paceklik gelar bagi tim bulutangkis Indonesia di turnamen Macau Open. Skuad Merah Putih tercatat sudah berpuasa gelar selama sewindu atau delapan tahun di ajang ini.

Wakil Indonesia terakhir yang mampu memenangi turnamen ini adalah sektor ganda putra melalui pasangan Wahyu Nayaka dan Ade Yusuf pada edisi 2017 silam. Sementara untuk sektor tunggal putra, masa penantian Indonesia berlangsung jauh lebih lama. Tunggal putra Indonesia terakhir yang mencatatkan namanya sebagai juara di kompetisi ini adalah Taufik Hidayat. Sang legenda yang kini menjadi petinggi di PBSI tersebut memenangi Macau Open pada tahun 2008 silam.

Keberhasilan Alwi Farhan membuatnya kini mengikuti jejak karier sang senior. Selain itu, Indonesia juga berpeluang mencatatkan pencapaian terbaik sejak turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 2002 dengan potensi membawa pulang dua gelar juara. Peluang penambahan gelar tersebut bertumpu pada ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani. Pasangan yang menempati posisi unggulan pertama ini dijadwalkan bertanding pada partai ketiga melawan wakil Malaysia, Junaidi Arif dan Yap Roy King.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang