Ancelotti Tolak Latih Italia Demi Brasil hingga 2030

6 Agustus 2026, 01:31 WIB

Sikap tegas kembali ditunjukkan Carlo Ancelotti terkait masa depannya di panggung sepak bola internasional. Pelatih asal Italia tersebut baru saja menampik penawaran untuk mengarsiteki Timnas Italia pada Juli 2026, seperti dilansir dari Bola. Langkah penolakan ini mengukuhkan komitmen sang juru taktik untuk tetap menangani Timnas Brasil.

Ancelotti dipastikan bertahan menahkodai skuad Tim Samba dalam menyongsong Piala Dunia 2030 mendatang. Bukan kali ini saja mantan pelatih Real Madrid itu memalingkan muka dari tawaran FIGC. Ancelotti tercatat berulang kali menolak memimpin Timnas Italia karena lebih memilih ritme pekerjaan harian bersama klub.

Rekam jejak penolakannya terhadap Timnas Italia memang cukup panjang. Momen krusial terjadi pada 2018 sewaktu federasi mencopot Gian Piero Ventura akibat kegagalan Italia menembus Piala Dunia 2018.

Pada April 2022, Ancelotti sempat mengungkapkan alasan di balik keputusannya enggan melatih tanah airnya. Ia menilai dinamika kerja harian di level klub jauh lebih sesuai dengan karakternya. "Saya menolak karena saya tidak merasa ingin melakukannya," kata Ancelotti.

Meskipun federasi Italia menunjukkan minat sangat kuat pada Juli 2026, Ancelotti tetap pada pendiriannya. Kegagalan meyakinkan Ancelotti membuat FIGC kini mengalihkan sasaran utama mereka kepada Josep Guardiola. Kondisi bertolak belakang diperlihatkan Ancelotti sewaktu membesut Timnas Brasil. Dirinya resmi diperkenalkan sebagai manajer Seleção sejak Mei 2025 dan langsung bekerja pada bulan yang sama.

Ikatan kerja sama tersebut kemudian diperpanjang pada Mei 2026. Kesepakatan baru ini mematok masa bakti Ancelotti bersama Brasil hingga selesainya gelaran Piala Dunia 2030. Keputusan perpanjangan ini mencatatkan tinta emas sejarah baru.

Ancelotti bakal mencatatkan diri sebagai peracik strategi asing pertama yang menukangi Brasil pada ajang Piala Dunia dalam durasi lebih dari 60 tahun terakhir. Ancelotti juga mematok target tinggi yakni mempersembahkan gelar juara dunia keenam untuk Brasil pada Piala Dunia 2026. Ia mengaku ikatan emosionalnya dengan sepak bola Negeri Samba sudah terbentuk sejak dekade 1980-an.

Langkah Timnas Brasil sendiri harus terhenti di fase 16 besar Piala Dunia 2026. Walau demikian, hasil tersebut tidak melunturkan kepercayaan konfederasi sepak bola Brasil (CBF) terhadap sang manajer.

Direktur Sepak Bola CBF, Rodrigo Caetano, memastikan posisi Ancelotti aman dan akan tetap memimpin tim hingga siklus Piala Dunia 2030. CBF bertekad menjaga stabilitas jangka panjang agar kegagalan serupa tidak terulang kembali.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang