Andrea Pirlo Batal Menjadi Pelatih Timnas Italia

6 Agustus 2026, 11:31 WIB

Mantan pemain legendaris Andrea Pirlo dipastikan batal menjadi pelatih Timnas Italia setelah namanya dicoret dari daftar suksesor Gennaro Gattuso, seperti dilansir dari Bola. Keputusan federasi memupuskan peluang Pirlo yang sebelumnya menjadi kandidat kuat pelatih Gli Azzurri.

Pirlo sebelumnya berada di posisi terdepan untuk memimpin tim nasional berkat dukungan dari Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini serta penasihat Leonardo. Peluang mantan pelatih Juventus tersebut sempat terbuka lebar setelah nama besar lain seperti Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti menolak tawaran FIGC.

Namun, proses penunjukan tersebut menemui jalan buntu akibat munculnya kontroversi terkait kerja sama komersial yang melibatkan Pirlo sebagai duta global perusahaan taruhan asal Rusia. Regulasi ketat mengenai promosi perjudian di Italia membuat isu ini berkembang luas ke ranah hukum dan politik hingga menghentikan pencalonannya.

Merespons pembatalan tersebut, Pirlo memberikan klarifikasi resminya terkait situasi yang terjadi.

"Demi menghormati lembaga, federasi, dan semua pihak yang terlibat, saya memilih untuk tetap diam hingga saat ini. Namun, setelah mengetahui tadi malam bahwa saya bukan lagi kandidat untuk posisi pelatih kepala timnas Italia, saya merasa perlu untuk mengklarifikasi beberapa poin," kata Pirlo.

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama komersial dengan pihak Rusia tersebut murni hubungan profesional saat dirinya bertugas di Uni Emirat Arab dan tidak berkaitan dengan isu politik.

"Selama beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan sangat sedih perdebatan mengenai nama saya dan kemungkinan saya mengambil peran sebagai pelatih kepala timnas Italia," ujar Pirlo.

Pirlo menyayangkan keputusan olahraga yang pada akhirnya bergeser menjadi perdebatan publik mengenai motif tertentu di luar sepak bola.

"Sangat disayangkan bahwa keputusan yang didasarkan pada alasan olahraga dengan cepat diseret ke dalam debat publik yang akhirnya mengaitkan motif dan niat kepada nama yang tidak pernah ada. Kecintaan saya pada Italia tidak bergantung pada pekerjaan. Itu adalah bagian dari sejarah saya, identitas saya, dan akan terus menemani saya, selalu," kata Pirlo.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang