Andrea Pirlo dikabarkan mencapai kesepakatan verbal untuk menjadi pelatih kepala Timnas Italia dengan kontrak hingga pertengahan 2030, sebagaimana dilansir dari Bola pada Jumat, 24 Juli 2026. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menunjuk mantan gelandang berusia 47 tahun tersebut setelah melewati proses negosiasi yang intensif. Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kursi kepelatihan Gli Azzurri yang kosong sejak pengunduran diri Gennaro Gattuso pada April 2026.
Gattuso mundur usai Italia gagal menembus putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Sebelum menetapkan pilihan kepada Pirlo, FIGC sebenarnya menargetkan dua pelatih papan atas dunia, yaitu Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti. Namun, kedua nama besar tersebut menolak tawaran dari pihak federasi.
Guardiola menolak kesempatan melatih tim nasional karena ingin beristirahat setelah sepuluh tahun menangani Manchester City. Sementara itu, Ancelotti tidak dapat menerima tawaran lantaran masih terikat kontrak sebagai pelatih Tim Nasional Brasil hingga Piala Dunia 2030.
Penunjukan Pirlo digagas oleh Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, bersama Leonardo. FIGC menilai Pirlo sesuai dengan visi baru federasi untuk membangun kembali identitas permainan Italia yang mengandalkan kualitas teknik serta integrasi pemain muda. Pirlo, yang saat ini menangani klub Uni Emirat Arab Dubai United, akan segera ditransisikan oleh FIGC. Agenda terdekatnya adalah membawa Italia tampil di UEFA Nations League sebelum fokus membangun skuad menuju Piala Dunia 2030.






