Winger Manchester City Antoine Semenyo menyatakan optimismenya terhadap masa depan tim di bawah kepemimpinan manajer baru Enzo Maresca setelah ditinggalkan Pep Guardiola, dilansir dari Bola. Transisi kepelatihan di tubuh The Citizens dinilai berjalan tanpa hambatan berarti karena Maresca memiliki filosofi permainan yang serupa dengan pendahulunya.
Guardiola resmi mengakhiri masa jabatannya di Etihad Stadium pada Mei 2026 usai mempersembahkan enam gelar Premier League dalam kurun waktu satu dekade. Manajemen klub kemudian menunjuk Maresca, mantan asisten Guardiola yang sempat menangani Leicester City dan Chelsea, untuk melanjutkan estafet kepemimpinan tim. Pada musim lalu, City mengakhiri kompetisi Premier League sebagai runner-up serta mengamankan trofi Piala FA dan Piala Liga Inggris.
"Transisi bersama Maresca berjalan baik. Dia sudah mengenal City Group, jadi bukan orang asing bagi klub ini," ujar Semenyo, winger Manchester City.
Semenyo menjelaskan bahwa skuad utama tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan instruksi taktikal yang diberikan oleh juru taktik asal Italia tersebut.
"Semua pemain hanya perlu beradaptasi dengan filosofinya. Gaya bermainnya tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan Pep musim lalu. Saya menantikan musim-musim berikutnya bersamanya dan sejauh ini semua pemain menikmatinya," kata Semenyo, pemain asal Ghana tersebut.
Pemain berusia 26 tahun itu bergabung ke Manchester City pada Januari 2026 setelah mencetak 10 gol dari 21 laga bersama Bournemouth di bawah asuhan Andoni Iraola. Ketajamannya berlanjut di Etihad Stadium dengan torehan 11 gol dalam 27 pertandingan hingga akhir musim.
"Saya memang harus beradaptasi dengan setiap pelatih. Di bawah Iraola kami bermain dengan pressing tinggi dan mengandalkan etos kerja," ujar Semenyo, mantan pemain Bournemouth.
Perubahan gaya main dari intensitas tinggi menuju penguasaan bola dipandang sebagai proses pembelajaran yang berharga bagi karier sang pemain.
"Saat bersama Pep, kami lebih mendominasi penguasaan bola. Bersama Maresca juga hampir sama, jadi saya rasa tidak ada perubahan besar," kata Semenyo, pemain Manchester City.
Proses integrasi skema permainan baru diakui berjalan positif seiring komitmen penuh dari seluruh anggota tim di sesi latihan.
"Kami memiliki skuad yang terus beradaptasi. Semua pemain akan menerima ide-idenya dan semoga kami bisa meraih kesuksesan," ujar Semenyo, penyerang sayap Manchester City.
Meski kini bersiap menatap era baru, Semenyo menyuarakan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi dan bimbingan yang diberikan Guardiola selama beberapa bulan kepemimpinannya.
"Pengalaman bekerja dengannya luar biasa. Dia memang dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia dan saya bisa memahami alasannya," kata Semenyo, penggawa timnas Ghana.
Pendekatan terperinci dalam analisis taktik menjadi salah satu faktor utama yang dinilai mendongkrak performa individu para pemain.
"Setiap rapat tim, perhatian terhadap detail, hingga cara dia mengelola para pemain benar-benar luar biasa. Dia sangat membantu perkembangan permainan saya selama lima atau enam bulan terakhir," ujar Semenyo, winger Manchester City.






