Mantan manajer Liverpool, Arne Slot, menolak tawaran untuk menjadi pelatih kepala Al-Ahli. Keputusan ini diambil karena ia memprioritaskan kelanjutan kariernya di salah satu liga top Eropa. Pendekatan terhadap Slot muncul di tengah spekulasi kepindahan Matthias Jaissle ke Newcastle United.
Pelatih berusia 38 tahun tersebut dikabarkan bakal meninggalkan posisinya di Al-Ahli, yang kemudian memicu klub asal Arab Saudi itu membidik Slot sebagai target utama. Jurnalis Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa juru taktik berusia 47 tahun itu sama sekali tidak mempertimbangkan pekerjaan di Al-Ahli. Sejak meninggalkan Liverpool, Slot juga sempat menolak pendekatan dari sebuah tim nasional, sebagaimana dilansir dari Bola.
Jurnalis Ben Jacobs menegaskan bahwa Slot tidak memiliki ketertarikan untuk melanjutkan karier di Timur Tengah. Ia bertekad untuk tetap aktif di benua biru dan menargetkan klub-klub elit Eropa.
Laporan dari Sky Sports News turut menguatkan prioritas tersebut. Slot siap menunggu kesempatan dan momen yang tepat sebelum memutuskan untuk menerima pekerjaan baru. Di samping ketertarikan dari klub Timur Tengah, Slot tengah menjalin pembicaraan dengan KNVB untuk menangani tim nasional Belanda. Pembicaraan tersebut berlangsung setelah ia resmi berpisah dengan Liverpool.
Proses negosiasi dengan KNVB masih terkendala durasi kontrak. Slot menginginkan kesepakatan hingga Piala Eropa 2028, sedangkan pihak KNVB berharap ia bertahan sampai gelaran Piala Dunia 2030. Slot mengakhiri pengabdiannya di Liverpool pada akhir musim 2025/2026 setelah dua musim bertugas.
Pada musim pertamanya di Anfield, ia sukses mempersembahkan gelar Premier League. Sebelum penolakan terhadap Al-Ahli, ia sempat menolak tawaran dari Fulham, sementara AC Milan juga pernah menunjukkan minat meski dalam peluang yang kecil.






