Arsenal telah mencapai kesepakatan untuk memboyong kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes, dengan nilai transfer mencapai 75 juta poundsterling atau sekitar Rp1,8 triliun, seperti dilansir dari Bola.
Proses kepindahan gelandang berusia 28 tahun asal Brasil tersebut kini hanya tinggal menunggu ratifikasi resmi dari pihak Premier League.
Di balik proses negosiasi tersebut, pendekatan yang dilakukan manajemen Arsenal sempat membuat pihak Newcastle merasa bingung. Manajemen The Gunners memilih untuk menunda komunikasi resmi selama beberapa pekan, meskipun sang pemain telah menyatakan minatnya untuk pindah ke London Utara.
Reporter Sky Sports wilayah Timur Laut Inggris, Keith Downie, membeberkan dinamika awal proses transfer tersebut melalui media Four Four Two pada Kamis (6/8/2026).
"Arsenal memperpanjang proses transfer dengan tidak menghubungi Newcastle selama berminggu-minggu. Bagi Newcastle, pendekatan itu terasa sangat aneh," tutur Keith Downie, reporter Sky Sports.
Arsenal tetap memilih berkomunikasi melalui perantara dalam jangka waktu yang cukup lama sebelum membuka negosiasi langsung. Newcastle sebenarnya enggan melepas sang pemain dan berniat menolak semua tawaran jika Guimaraes memilih bertahan.
Namun, Guimaraes memutuskan untuk meminta hengkang demi mengejar peluang meraih gelar utama bersama Arsenal. Setelah pembicaraan langsung dibuka dan permintaan harga dipenuhi, kesepakatan bernilai 75 juta poundsterling tersebut akhirnya berhasil diresmikan.
Hubungan kedua pihak dipastikan tetap terjalin baik, dan Newcastle akan memanfaatkan dana transfer tersebut untuk membangun ulang kekuatan skuad.






