Arsenal mengalami kekalahan pertama dalam rangkaian pramusim setelah tumbang 1-3 dari Real Betis di Aviva Stadium, Dublin, sebagaimana dilansir dari Bola. Pertandingan tersebut menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pelatih Mikel Arteta jelang bergulirnya musim kompetisi resmi.
Real Betis langsung tampil mendominasi sejak awal laga dan unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Rodrigo Riquelme serta Nelson Deossa. Arsenal sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Piero Hincapié, namun Pablo Fornals memperlebar keunggulan klub asal Spanyol tersebut sebelum babak pertama usai.
Pada babak kedua, The Gunners gagal mencetak gol tambahan meski Arteta melakukan perombakan dengan memasukkan banyak pemain pengganti. Penampilan penjaga gawang Kepa Arrizabalaga menjadi sorotan setelah melakukan dua kesalahan yang berujung pada gol lawan, mulai dari kesalahan mengantisipasi sepak pojok hingga distribusi bola yang kurang sempurna.
Lini tengah Arsenal juga dinilai kehilangan keseimbangan akibat absennya sejumlah pilar utama seperti Declan Rice, Martín Zubimendi, dan Martin Ødegaard. Situasi ini membuat perombakan komposisi gelandang yang diisi Myles Lewis-Skelly, Ethan Nwaneri, dan Kai Havertz kesulitan membendung alur serangan agresif Real Betis.
Kendati meraih hasil negatif, kekalahan di Dublin tidak membuat internal tim panik mengingat beberapa pemain pilar seperti David Raya, Bukayo Saka, dan Noni Madueke belum bergabung. Arsenal masih memiliki agenda tiga pertandingan pramusim tersisa untuk mematangkan organisasi permainan sebelum berlaga di Premier League.






