GPS menjadi teknologi utama yang mendukung berbagai aktivitas seperti petunjuk arah, berbagi lokasi, dan pelacakan rute di seluruh dunia. Pemerintah Amerika Serikat mengalokasikan sekitar USD 2 miliar setiap tahunnya untuk menjaga operasi armada setidaknya 24 satelit GPS yang mengorbit di ketinggian 20.000 km. Setiap satelit memancarkan informasi posisi dan waktu secara bersamaan, yang kemudian diproses oleh perangkat pengguna untuk menentukan lokasi melalui metode trilaterasi.
Awalnya, GPS dikembangkan untuk kebutuhan militer AS selama Perang Dingin guna menentukan posisi dan mendukung operasi militer dengan akurasi tinggi, termasuk penentuan sasaran jarak jauh.
Meski sinyal GPS bersifat terbuka, ada dua versi yang dipancarkan: sinyal terenkripsi untuk militer dan sekutu dengan akurasi tinggi, serta sinyal terbuka untuk sipil dengan akurasi yang dikurangi. Namun sejak Mei 2000, fitur pembatasan akurasi pada sinyal sipil dimatikan secara permanen, meningkatkan ketepatan lokasi hingga sepuluh kali lipat.
Militer AS tetap memiliki keunggulan dengan kemampuan memblokir akses GPS di zona konflik tertentu. Pendanaan berkelanjutan GPS dianggap penting karena sistem ini tidak hanya vital untuk militer dan keamanan nasional, tetapi juga sistem transportasi dan penerbangan sipil.
Selain posisi, GPS menyediakan penanda waktu presisi melalui jam atom pada setiap satelit, yang menjadi dasar sinkronisasi jaringan seluler, transaksi keuangan, dan pengelolaan jaringan listrik. Menurut riset RTI, hilangnya sinyal GPS dapat menyebabkan kerugian ekonomi AS mencapai USD 1 miliar per hari. Alternatif sistem navigasi satelit lain juga ada, seperti Galileo milik Eropa, BeiDou milik China, dan GLONASS milik Rusia, masing-masing memiliki keunggulan dan keterbatasan tertentu.
BeiDou memungkinkan pengiriman pesan teks pendek melalui satelit, sedangkan GLONASS unggul di wilayah lintang tinggi seperti Arktik.
Seiring meningkatnya risiko pemblokiran sinyal GPS, banyak perangkat kini dirancang untuk dapat beralih menggunakan berbagai sistem satelit agar tetap berfungsi optimal. Informasi ini dikutip dari Detik iNET.







