Kebiasaan menggunakan tisu toilet gulung atau tisu wajah untuk keperluan makanan masih sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Seperti dilansir dari Papanskor, tindakan yang sering dianggap sepele ini sebenarnya berpotensi mengganggu kesehatan tubuh.
Setiap jenis tisu diproduksi dengan materi, fungsi, dan karakteristik yang berbeda. Tisu toilet misalnya, umumnya diproduksi menggunakan bahan hasil daur ulang sehingga rentan terkontaminasi oleh bakteri merugikan jika bersentuhan dengan hidangan.
Selain masalah higienitas, tisu toilet memiliki serat tipis yang membuatnya tidak sesuai untuk mengelap makanan berminyak. Alih-alih menyerap kandungan minyak dengan optimal, lembaran tisu justru berisiko menempel pada permukaan makanan tersebut.
Potensi gangguan kesehatan juga muncul saat jenis tisu ini dipakai membersihkan area bibir. Bakteri berbahaya dikhawatirkan dapat masuk ke dalam tubuh atau memicu reaksi alergi pada kulit pengguna.
Tisu wajah pada dasarnya dirancang khusus agar aman saat bersentuhan dengan kulit area muka. Karakteristik ini berbeda dengan tisu makanan atau tisu napkin yang memiliki tekstur lebih tebal serta kaku.
Produk tisu napkin telah mengantongi sertifikasi food grade sehingga terjamin aman untuk kebutuhan konsumsi. Sertifikasi tersebut memastikan produk bebas dari kandungan zat kimia berbahaya dan memiliki daya serap tinggi terhadap minyak.
Daftar Harga Merek Tisu Makan di Pasaran
Beberapa produsen menyediakan varian tisu makan kemasan yang dapat ditemukan dengan mudah oleh konsumen di pasaran.
Paseo Napkin Luncheon isi 50 sheets ditawarkan pada kisaran harga Rp10.000 hingga Rp15.000. Pilihan lain seperti Plenty Dinner Napkin isi 50 sheets dijual mulai Rp14.000 sampai Rp17.000.
Bagi konsumen yang mencari alternatif lain, Livi Napkin Eco Squash isi 50 sheets dipasarkan seharga Rp7.000 hingga Rp10.000. Sementara itu, Jolly Napkin isi 240 sheets tersedia dengan rentang harga Rp10.000 hingga Rp15.000.






