Barcelona Diselidiki RFEF Akibat Dugaan Pelanggaran Transfer Julian Alvarez

7 Agustus 2026, 09:32 WIB

Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) resmi menyelidiki Barcelona terkait dugaan pendekatan yang dinilai tidak semestinya terhadap penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, sebagaimana dilansir dari Bola.

Barcelona menjadikan penyerang asal Argentina itu sebagai sasaran utama guna menggantikan posisi Robert Lewandowski yang hengkang ke Chicago Fire di Major League Soccer (MLS) dengan status bebas transfer.

Upaya Barcelona mengajukan penawaran bernilai 100 juta euro ditolak mentah-mentah oleh Atletico Madrid. Penolakan tersebut langsung memicu perseteruan terbuka di antara kedua klub La Liga tersebut.

Meski Atletico Madrid menegaskan sang pemain tidak dijual, Barcelona tetap berupaya mendekati penyerang berusia 26 tahun itu. Pihak Atletico bahkan sempat menyindir langkah tersebut melalui pengumuman transfer palsu di media sosial.

Atletico Madrid akhirnya melayangkan pengaduan resmi kepada RFEF pada 30 Juni lalu. Sebulan berselang, laporan dari The Athletic mengonfirmasi bahwa penyelidikan terhadap klub asal Katalonia tersebut mulai berjalan.

Klub ibu kota Spanyol itu menuding Barcelona melanggar etika karena mengontak Alvarez yang masih terikat kontrak hingga 2030 di luar periode transfer resmi.

Direktur Eksekutif Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, menegaskan keberatannya atas sikap Barcelona dan berniat membawa permasalahan ini ke tingkat yang lebih tinggi.

"Barcelona tidak menghormati kami. Mereka menganggap bisa bertindak semaunya terhadap kami dan mengira kami lemah serta bodoh. Padahal, mereka justru memperlihatkan kepada dunia cara mereka bertindak," kata Gil Marin.

"Mereka berbohong kepada kami, kepada pemain, kepada media, bahkan kepada para suporternya sendiri. Mereka mencoba membuat semua orang percaya bahwa mereka bisa menyelesaikan transfer yang sebenarnya tidak mampu mereka lakukan," ujar Gil Marin.

"Tanggung jawab kami adalah melindungi kepentingan Atletico Madrid. Karena itu, kami akan mengajukan pengaduan kepada FIFA terhadap Barcelona karena bernegosiasi dengan pemain yang masih terikat kontrak selama periode perlindungan," tutur Gil Marin.

Menanggapi laporan tersebut, Barcelona berencana mengajukan banding. Menurut laporan Marca, pihak Barcelona menginginkan masalah ini selesai secepatnya tanpa berlarut-larut.

Barcelona sebenarnya telah mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi pada bursa transfer musim panas ini untuk memperkuat lini serang asuhan Hansi Flick setelah Marcus Rashford kembali ke Manchester United.

Namun, Barcelona tetap berupaya menuntaskan kepindahan Alvarez sebelum bursa transfer resmi ditutup. Di sisi lain, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, sama sekali tidak memiliki niat melepas penyerang andalannya tersebut.

Sebelumnya, Atletico Madrid juga telah menolak penawaran senilai 150 juta euro dari Real Madrid. Sejak didatangkan dari Manchester City pada musim 2024/2025, Alvarez telah membukukan 49 gol dalam 106 penampilan bersama Atletico.

Atensi publik kini tertuju pada kembalinya Alvarez ke skuad Atletico pada 10 Agustus mendatang setelah masa libur usai membawa Argentina menjadi runner-up di Piala Dunia 2026.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang