Cedera lutut parah yang dialami Frenkie de Jong memaksa Barcelona bergerak cepat memburu gelandang bertahan baru menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Pelatih Hansi Flick kehilangan figur vital di sektor tengah, sehingga manajemen klub harus mencari opsi pengganti yang sepadan. Kondisi tersebut mendorong tim rekrutmen Blaugrana untuk memantau situasi kapten Manchester City, Rodri, sebagaimana dilansir dari Bola berdasarkan laporan jurnalis Matteo Moretto di Radio MARCA.
Pemain yang kini menginjak usia 30 tahun tersebut dinilai memiliki atribut yang sesuai dengan kebutuhan taktik Hansi Flick. Visi permainan, ketahanan fisik, serta akurasi umpan Rodri dianggap pas untuk skema permainan Barcelona.
Penjajakan yang dilakukan Barcelona saat ini masih berada pada tahap pengumpulan informasi. Manajemen klub baru membangun komunikasi awal lewat perantara untuk melihat peluang kepindahan sang pemain tanpa menyodorkan tawaran resmi.
Masalah finansial masih menjadi pertimbangan utama bagi manajemen Barcelona. Aturan batas gaji serta tingginya angka transfer gelandang Timnas Spanyol itu membuat klub harus berhitung dengan cermat. Di sisi lain, Real Madrid mengambil langkah yang lebih cepat untuk mengamankan tanda tangan Rodri. Los Blancos dilaporkan sudah memulai negosiasi langsung dengan Manchester City demi merampungkan kesepakatan sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
Faktor Kontrak dan Prioritas Rodri
Manchester City menetapkan nilai transfer sekitar 50 hingga 60 juta euro untuk membiarkan gelandangnya pergi, meski masa bakti sang pemain tersisa satu tahun lagi. Nilai tersebut coba ditekan oleh pihak Real Madrid dengan memanfaatkan situasi kontrak yang hampir habis.
Di tengah ketertarikan dua raksasa Liga Spanyol, pemain yang membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2026 tersebut sudah menentukan arah kariernya. Rodri menyampaikan kepada pihak terdekatnya bahwa ia memprioritaskan kembali berlaga di Spanyol jika berpisah dari Manchester City.
Keinginan itu menjadi sinyal positif bagi Real Madrid maupun Barcelona. Namun, Los Blancos berada di posisi yang lebih menguntungkan berkat pembicaraan yang lebih maju serta faktor kedekatan keluarga Rodri dengan wilayah ibu kota Spanyol.






