Perebutan tanda tangan Rodri memasuki babak anyar setelah sang pemain menunjukkan preferensi klub tujuannya. Gelandang Manchester City tersebut dilaporkan lebih tertarik berlabuh ke Barcelona ketimbang menerima tawaran Real Madrid. Kondisi ini membuat manajemen Real Madrid mengambil langkah tegas untuk menghentikan perburuan.
Berdasarkan laporan TEAMtalk yang dikutip dari Bola, Barcelona telah mengawali komunikasi dengan pihak Rodri sebelum mengontak Manchester City. Proses diskusi awal itu berjalan positif dan meyakinkan Rodri terhadap rencana skuat racikan Hansi Flick. Kesesuaian gaya main Barcelona dengan karakter Rodri menjadi pertimbangan utama.
Keberadaan sejumlah kompatriotnya dari Timnas Spanyol di Camp Nou turut memperkuat keputusan sang gelandang.
Langkah Barcelona yang berada di posisi terdepan membuat Real Madrid memutuskan hengkang dari arena perundingan. Keputusan mendadak sang pemain cukup mengejutkan kubu Los Blancos yang dipantau jurnalis transfer Graeme Bailey.
Manajemen Real Madrid sejatinya telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memaparkan peran strategis bagi Rodri. Penunjukan Jose Mourinho sebagai juru taktik anyar pun diiringi dukungan penuh untuk mengangkut pemain berusia 30 tahun tersebut. Kendati demikian, Real Madrid memegang prinsip hanya mengangkut pemain yang berkomitmen penuh membela klub. Mengetahui prioritas Rodri telah bergeser ke Camp Nou, Los Blancos memilih tidak melanjutkan negosiasi dan resmi menutup pintu transfer.
Tantangan Finansial Blaugrana
Walau memimpin persaingan, Barcelona belum dipastikan memenangi transfer ini lantaran masih terganjal pembatasan anggaran. Manajemen Blaugrana perlu menuntaskan sejumlah transaksi internal guna menyediakan ruang finansial untuk memboyong Rodri.
Barcelona saat ini mengupayakan penjualan Ferran Torres demi menambah dana segar, meski kepergiannya memicu kebutuhan akan penyerang baru seperti Julián Álvarez. Selain itu, finalisasi kepindahan Joao Cancelo juga menjadi prioritas sebelum menghitung ulang sisa anggaran transfer.
Kepindahan Rodri kini bergantung pada kemampuan Barcelona memenuhi tuntutan Manchester City serta menyelesaikan kendala keuangan mereka. Di sisi lain, Rodri disebut tidak lagi memproyeksikan Manchester City sebagai klub jangka panjangnya, meski dinamika bursa transfer musim panas masih bisa berubah.







