Gelandang asal Portugal, Bernardo Silva, resmi memulai babak baru dalam karier sepak bolanya bersama Real Madrid setelah menuntaskan kepindahan dengan status bebas transfer dari Manchester City, seperti dilansir dari Bola.
Pemain berusia 31 tahun tersebut langsung mengikuti sesi latihan pramusim perdananya pada Senin waktu setempat di bawah asuhan Jose Mourinho, menandai akhir dari sembilan musim masa baktinya di Inggris.
Manajemen Los Blancos menjadikan Silva sebagai salah satu target utama pada bursa transfer musim panas 2026, menyusul perekrutan pemain lain seperti Marc Cucurella, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, dan Carlos Espi.
Pengalaman berhadapan dengan Real Madrid di pentas Eropa memberikan kesan mendalam bagi Silva, yang mengaku tidak ragu sedikit pun ketika tawaran dari klub Spanyol itu datang.
"Setelah berkali-kali menghadapi Real Madrid, Anda bisa merasakan betapa besarnya klub ini dan betapa luar biasanya berada di sini," ujar Silva.
"Saat Real Madrid datang menghubungi saya, mustahil untuk mengatakan tidak. Saya sama sekali tidak berpikir dua kali. Bisa lebih dekat dengan keluarga, sangat dekat dengan Portugal, dan berada di budaya yang mirip tentu membantu. Namun impian bermain untuk klub terbaik dalam sejarah sepak bola, yang dibuktikan dengan semua trofinya, adalah sebuah keistimewaan," kata Silva.
Adaptasi dan Pengaruh Jose Mourinho
Memulai persiapan musim baru, Silva bergabung dalam latihan awal bersama jajaran pemain senior seperti Vinicius Junior dan Brahim Diaz untuk mempercepat proses adaptasi.
"Latihan pertama memang cukup berat," ujar Silva.
"Tetapi saya sangat senang bisa bertemu semua orang dan rekan-rekan setim. Saya sudah mengenal beberapa dari mereka karena sering berhadapan di lapangan, tetapi sekarang saya sangat senang bisa bermain bersama mereka dan memulai pramusim ini dengan baik," tutur Silva.
Faktor kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih kepala Real Madrid untuk periode kedua turut menjadi pendorong kuat bagi Silva untuk memberikan performa maksimal di Liga Spanyol.
"Dulu kami beberapa kali saling berhadapan sebagai lawan, tetapi sekarang kami berada di sisi yang sama," ujar Silva.
"Saya sangat senang karena dia adalah pelatih yang sangat berarti bagi sepak bola Portugal. Sejak kecil kami sering menyaksikan tim-tim yang dilatihnya, dan dia selalu membawa nama Portugal ke level tertinggi. Saya sangat senang bisa memulai perjalanan ini dan belajar darinya," kata Silva.
Kehadiran Silva diharapkan mampu memperkuat kedalaman lini tengah Real Madrid dalam mengarungi kompetisi domestik maupun Eropa sepanjang musim 2026.







