Tangan Dingin Bernardo Tavares Bawa Persebaya ke Final

7 Agustus 2026, 16:46 WIB

Tangan dingin Bernardo Tavares telah menerbitkan asa baru bagi para pendukung Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026. Berbekal filosofi permainan efektif dan DNA juara dari pelatih asal Portugal itu, Bajul Ijo melenggang ke final dan berpeluang mengakhiri dahaga trofi yang telah lama dinantikan para pendukung setianya.

Lewat pendekatan taktik Bernardo Tavares yang menekankan kekuatan pertahanan, Persebaya Surabaya menjelma menjadi tim tangguh yang sukses membuat semua lawannya di Piala Presiden 2026 lumpuh. Bajul Ijo memperagakan disiplin tingkat tinggi di lapangan dalam setiap laga.

Pada fase grup, skuad Bajul Ijo berhasil menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan meyakinkan, yakni saat bersua Persija Jakarta dengan skor 1-0, PSMS Medan dengan skor 1-0, serta menaklukkan Port FC lewat hasil akhir 2-1.

Teranyar, skuad asuhan Bernardo Tavares kembali menyajikan penampilan yang sangat efektif untuk membekuk Arema FC dengan skor 1-0 pada babak semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026).

Kemenangan di Gianyar tersebut memastikan Bajul Ijo melenggang ke babak final untuk kedua kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka. Sebelumnya, Persebaya pernah mencapai laga puncak pada edisi 2019, meski saat itu gagal merebut gelar juara setelah tumbang dari Arema FC dengan agregat 2-4.

Di bawah komando Tavares, Persebaya kini memeluk harapan baru untuk mengukir gelar juara pertamanya di ajang pramusim bergengsi ini. Pelatih asal Portugal tersebut menawarkan DNA baru sebagai penawar dahaga gelar juara yang telah lama dirindukan.

Bernardo Tavares bukanlah sosok pelatih baru di kancah sepak bola nasional. Juru taktik berusia 46 tahun itu sudah merintis kariernya di Indonesia sejak medio April 2022, tepatnya ketika menukangi PSM Makassar.

Skuad Juku Eja telah mengenyam berbagai kesuksesan manis bersama pelatih berkepala plontos itu, mulai dari menjuarai Liga 1 2022/2023, mencapai Zonal Final ASEAN di Piala AFC 2022, hingga menembus babak semifinal ASEAN Club Championship 2024/2025.

Berbagai pencapaian impresif itu diukir PSM Makassar lewat satu benang merah yang sama dengan gaya bermain Persebaya Surabaya bersama pelatih kelahiran 2 Mei 1980 itu pada ajang Piala Presiden 2026.

Pendekatan taktik milik Tavares memang tergolong pragmatis dan berfokus penuh pada efektivitas. Di lini pertahanan, skuad Bajul Ijo menerapkan garis pertahanan menengah hingga rendah alias medium to low block secara disiplin.

Saat tidak menguasai bola, anak asuh Tavares membentuk struktur bertahan yang pasif dan disiplin di area permainannya sendiri. Mereka membiarkan lawan leluasa menguasai bola, lalu secara sigap menutup rapat celah-celah antarlini.

Persebaya juga memaksimalkan transisi positif dan counter attack cepat ketika merebut bola. Tidak hanya itu, tim asal Kota Pahlawan ini sangat sering memaksimalkan situasi bola mati untuk mencetak gol. Semua mengacu satu karakter utama: sepak bola reaktif yang mengutamakan hasil akhir.

"Saya menyukai aksi tim kami saat tanpa bola. Seperti yang sudah saya katakan, situasi yang terjadi dalam pertandingan, dengan gol yang menentukan pertandingan, menjadi pemicu," kata Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal.

Skema penekanan yang disiplin tersebut langsung terbukti ampuh saat Persebaya berhadapan dengan lawan-lawannya di lapangan. Berawal dari tekanan intens di momen transisi, kesalahan lawan mampu dikonversi menjadi gol kemenangan.

"Kami melakukan pressing dengan sangat baik dan setelah itu pemain lawan melakukan umpan buruk kepada penjaga gawang, dan dari kejadian itu kami berhasil mencetak gol," lanjut Bernardo Tavares, juru taktik Persebaya Surabaya.

Penerjemah Taktik dan Kehadiran Gerbong Khusus

Kedatangan Bernardo Tavares ke Surabaya tidak dilakukan seorang diri. Dia hadir bersama gerbong berisi rombongan pemain eks PSM Makassar yang dianggap mampu menerjemahkan filosofi keinginannya secara sempurna di atas lapangan.

Sejumlah pilar yang pernah menjadi tulang punggung Tavares di PSM turut diboyong ke Surabaya, mulai dari Reza Arya, Ricky Pratama, Syahrul Lasinari, Gledson da Silva, hingga sang menara pertahanan tangguh, Yuran Fernandes. Jangan lupakan pula Ramadhan Sananta yang pernah bekerja sama saat menjuarai kompetisi pada 2022/2023.

Yuran Fernandes tentu menjadi salah satu pemain yang sangat layak mendapatkan apresiasi tinggi di balik kesuksesan Persebaya melenggang ke babak final. Bek andalan Tavares ini tidak hanya solid saat menggalang pertahanan, tetapi juga piawai mencetak gol penentu kemenangan.

Bek asal Tanjung Verde itu kerap muncul dalam momen-momen krusial pertandingan. Dia selalu mencetak gol kemenangan saat Persebaya Surabaya menumbangkan PSMS Medan di fase grup hingga menggulung Arema FC pada laga semifinal.

Menariknya, seluruh gol yang dicetak Yuran bermuara dari skema yang serupa, yakni memaksimalkan situasi sepak pojok. Dalam laga kontra PSMS, dia memanfaatkan servis Diogo Ramalho, sedangkan saat menjebol gawang Arema FC, Yuran menanduk eksekusi matang Francisco Rivera.

Ujian Berat Menghadapi Dominasi Sang Juara

Kini, Persebaya Surabaya harus bersiap untuk menghadapi salah satu ujian terberat dalam misi menjuarai Piala Presiden 2026. Mereka akan bersua Persib Bandung dalam duel panas yang bergulir di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026).

Persib tentu bukan lawan yang mudah bagi Bajul Ijo. Skuad Pangeran Biru datang sebagai tim terkuat di Indonesia setelah sukses menjuarai tiga gelar Super League secara beruntun, yaitu edisi 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.

"Persib Bandung tiga kali menjadi juara Super League. Melihat tim lawan, mereka adalah favorit. Kami harus menunjukkan permainan yang sangat, sangat bagus agar memiliki peluang melawan Persib.," kata Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya.

Tidak hanya memiliki rekam jejak mentereng, skuad Pangeran Biru di bawah asuhan Igor Tolic juga mempunyai karakter pertahanan yang tak kalah kokoh. Sejauh ini, kedua tim sama-sama baru kebobolan satu gol saja di Piala Presiden 2026.

Ketahanan lini belakang yang dikawal Yuran Fernandes dan kawan-kawan akan diuji oleh dua striker asing Persib yang tampil sangat tajam, yakni Balsa Sekulic dengan koleksi tiga gol serta Uilliam Barros yang sudah mengemas dua gol.

Laga final di Gianyar ini menjadi panggung pembuktian apakah resep pragmatis racikan Tavares mampu meruntuhkan dominasi Pangeran Biru sekaligus mengakhiri dahaga trofi bagi Persebaya Surabaya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang