Biaya Umroh Terbaru Menyentuh Rp25 Juta Bagaimana Cara Menabungnya

20 Juni 2026, 05:49 WIB

Estimasi biaya umroh terbaru saat ini berada di kisaran puluhan juta rupiah, membuat impian ke Tanah Suci memerlukan perencanaan matang. Mengetahui cara menabung untuk umroh yang efektif menjadi langkah awal yang krusial bagi setiap umat Muslim. Banyak calon jemaah bingung memulai karena tidak tahu berapa biaya umroh per orang yang harus dipersiapkan serta instrumen keuangan apa yang paling aman digunakan.

Informasi ini bukan saran keuangan atau investasi spesifik. Fluktuasi nilai tukar dan kebijakan akomodasi dapat memengaruhi biaya riil. Konsultasikan perencanaan dana Anda dengan penasihat keuangan atau lembaga perbankan resmi terkait.

Memahami Estimasi Biaya Umroh Terbaru untuk Target Tabungan

Langkah pertama dalam menyusun strategi keuangan adalah mengetahui target nominal yang harus dicapai secara realistis. Tanpa target yang jelas, tabungan akan mudah terpakai untuk kebutuhan lain yang kurang mendesak.

Kementerian Agama (Kemenag) memberikan rekomendasi biaya umroh sebesar Rp28 juta per orang sebagai standar pelayanan minimum yang aman. Angka ini menjadi acuan agar jemaah terhindar dari penipuan agen travel berkedok harga murah. Namun, di pasar aslinya, biaya umroh terbaru sangat bervariasi tergantung pada fasilitas penginapan, maskapai penerbangan, dan durasi perjalanan yang dipilih oleh jemaah.

Perjalanan ibadah ini umumnya berlangsung dengan durasi perjalanan umroh mulai dari 9 hari. Berdasarkan data dari berbagai lembaga keuangan, berikut adalah rincian estimasi biaya yang berlaku saat ini:

Estimasi Biaya Perjalanan Ibadah ke Tanah Suci Tahun 2026
Kategori Perjalanan Estimasi Biaya Minimum (Rupiah) Estimasi Biaya Maksimum (Rupiah)
Paket Umroh Standar 25.000.000 35.000.000
Paket Umroh Lengkap / Plus 45.000.000 60.000.000
Biaya Haji Reguler (Pemerintah) 98.893.909 98.893.909
Estimasi Haji Reguler Alternatif 60.000.000 60.000.000

Melihat angka di atas, target minimal yang harus Anda kumpulkan setidaknya adalah Rp25 juta. Jika Anda berencana mengajak keluarga, tinggal mengalikan angka tersebut dengan jumlah anggota keluarga yang akan berangkat.

Masalah utama yang sering dihadapi adalah pertanyaan mengenai bagaimana cara mengatur uang untuk umroh ketika pendapatan bulanan terasa pas-pasan. Kuncinya terletak pada kedisiplinan membagi pos pengeluaran segera setelah menerima penghasilan atau gaji bulanan.

Para ahli keuangan sering menyarankan formula penganggaran yang ketat namun realistis. Anda bisa memilih satu dari tiga konsep anggaran yang paling sesuai dengan kondisi arus kas rumah tangga saat ini.

  • Konsep Anggaran Standar: Alokasikan 50% untuk kebutuhan harian, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi jangka panjang.
  • Konsep Anggaran Alternatif 1: Alokasikan 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, 10% untuk dana darurat, dan 10% khusus untuk tabungan umroh.
  • Konsep Anggaran Alternatif 2: Alokasikan 50% untuk kebutuhan, 20% untuk keinginan, 10% untuk dana darurat, dan 20% khusus untuk tabungan umroh agar dana lebih cepat terkumpul.
  • Convert quantitative target.

Mari ambil contoh konkret jika Anda memilih alokasi 20% untuk tabungan dengan target mengumpulkan Rp30 juta. Jika penghasilan bersih Anda adalah Rp5 juta per bulan, maka Anda bisa menyisihkan Rp1 juta per bulan khusus untuk pos ibadah ini. Dalam waktu 30 bulan atau sekitar 2,5 tahun, dana pokok umroh Anda sudah aman terkumpul.

Disiplin adalah kunci utama.

Banyak orang gagal karena menggunakan uang tabungan umroh untuk keperluan konsumtif di tengah jalan. Oleh karena itu, uang ibadah harus dipisahkan total dari rekening operasional harian.

Cara Nabung untuk Haji dan Umrah Meski Gaji Pas-Pasan | KJA ASP Official

Memilih Instrumen Keuangan yang Tepat di Perbankan Syariah

Menyimpan uang di bawah kasur atau di rekening bank biasa sangat tidak disarankan karena rentan terpakai. Lembaga perbankan syariah saat ini menyediakan produk khusus bernama Tabungan Umroh untuk membantu jemaah mengamankan dana mereka secara sistematis.

Dilansir dari Bank Syariah Indonesia, produk tabungan umroh umumnya dilengkapi dengan fitur pemotongan otomatis atau otomatis debit dari rekening utama. Fitur ini sangat membantu kedisiplinan karena uang akan langsung dipindahkan ke pos tabungan sebelum sempat Anda belanjakan untuk keinginan lain.

Kelebihan lain dari tabungan khusus di perbankan syariah adalah pengelolaan dana yang menggunakan akad syariah seperti Mudharabah atau Wadiah. Hal ini memastikan uang Anda dikelola pada sektor-sektor yang halal dan terhindar dari unsur riba, sehingga memberikan ketenangan spiritual sejak masa persiapan.

Beberapa bank juga mengunci dana tersebut hingga batas waktu tertentu atau hingga nominal target tercapai. Sistem kunci dana ini sangat efektif melindungi uang ibadah dari godaan belanja impulsif.

Karakteristik Ibadah Umroh yang Memudahkan Perencanaan Keuangan

Satu hal yang perlu diingat adalah karakteristik ibadah umroh itu sendiri yang sangat berbeda dengan ibadah haji. Memahami fleksibilitas ini akan membuat Anda tidak merasa tertekan selama masa mengumpulkan uang.

Berbeda dengan haji yang dibatasi kuota ketat dan waktu pelaksanaan yang hanya sekali dalam setahun, umroh bersifat sunah dengan waktu pelaksanaan yang fleksibel sepanjang tahun serta tidak dibatasi kuota negara. Artinya, Anda bebas menentukan kapan saja akan berangkat begitu tabungan Anda menyentuh angka yang ditargetkan.

Kebebasan waktu ini memungkinkan Anda memilih masa sepi kunjungan atau musim biasa yang umumnya menawarkan harga paket lebih murah dibandingkan musim liburan atau bulan Ramadan. Perencanaan yang matang dikombinasikan dengan pemilihan waktu keberangkatan yang tepat dapat memangkas pengeluaran akomodasi secara signifikan.

Kombinasi antara tabungan disiplin dan strategi pemilihan jadwal keberangkatan yang tepat terbukti berhasil mengantarkan banyak jemaah ke Tanah Suci tanpa perlu terjerat utang atau pinjaman konsumtif yang memberatkan di kemudian hari.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang