BPDP Kemenkeu Buka Lomba Riset Mahasiswa 2026 Berhadiah Rp 110 Juta

5 Agustus 2026, 21:50 WIB

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan kembali menggelar Lomba Riset Tingkat Mahasiswa 2026. Dilansir dari Detikcom, ajang ilmiah ini ditujukan untuk mengasah kemampuan sains dan teknologi mahasiswa diploma maupun sarjana di seluruh Indonesia. Penyelenggara menyediakan total hadiah Rp 110 juta bagi para pemenang.

Kelompok dengan ide penelitian terbaik berhak membawa pulang hadiah utama senilai Rp 50 juta. Peserta dapat mengajukan proposal penelitian yang berfokus pada pengembangan komoditas kelapa sawit, kakao, dan kelapa. Area fokus penelitian mencakup biomaterial dan oleokimia, serta bidang pangan, pakan, dan kesehatan.

Selain itu, topik lain yang dapat dipilih meliputi lahan, tanah, dan budidaya; pasca panen dan pengolahan; pengolahan limbah dan lingkungan; hingga aspek sosial ekonomi, manajemen, bisnis, pasar, dan TIK.

Manfaat Bagi Peserta

Selain kesempatan memenangkan hadiah uang tunai, para peserta yang lolos akan memperoleh pendanaan riset untuk merealisasikan proposal penelitian mereka. Selama proses penelitian berlangsung, peserta juga mendapatkan bimbingan langsung dari periset ahli.

Manfaat lainnya meliputi peluang publikasi hasil riset di jurnal ilmiah maupun forum nasional. Ajang ini sekaligus menjadi wadah jejaring bagi peserta dengan sesama peneliti muda dari berbagai perguruan tinggi.

Persyaratan dan Kriteria Riset

Pendaftaran terbuka untuk kelompok mahasiswa aktif jenjang D3, D4, atau S1 yang terdiri dari 3 hingga 5 orang. Setiap kelompok wajib didampingi 1 dosen pembimbing dan melampirkan Surat Keterangan Mahasiswa Aktif untuk membuktikan statusnya tidak terancam drop out.

Pengajuan proposal harus mendapatkan persetujuan kampus melalui lembar pengesahan resmi. Penelitian yang didaftarkan wajib bersifat orisinal, belum pernah dibiayai lembaga lain, serta tergolong sebagai penelitian baru.

Proposal yang diajukan harus memiliki relevansi tinggi dengan permasalahan komoditas perkebunan. Fokus utamanya diarahkan pada peningkatan produktivitas, keberlanjutan lingkungan, atau penciptaan produk dan pasar baru.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Dapatkan update berita terkini dari Ihram.co.id langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang