Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 4,65%, mengalami penurunan 0,03% poin dibandingkan Februari 2026, menjadi level terendah sejak 1994, dilansir dari Detik Finance.
Angka TPT laki-laki pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,85%, lebih tinggi dibandingkan perempuan yang sebesar 4,32%. Kedua kelompok mengalami penurunan masing-masing 0,03% poin dan 0,04% poin dari Februari 2026.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menyatakan bahwa angka pengangguran pada Mei 2026 ini merupakan yang terendah sejak Sakernas Agustus 1994 yang mencatat 4,36%.
"Jadi pengangguran Mei 2026 ini sebesar 4,65% merupakan TPT terendah sejak tahun 1994. Jadi sejak 1994, karena pada tahun 1994 berdasarkan berdasar Sakernas bulan Agustus kalau tidak salah, Sakernas Agustus, pengangguran itu mencapai 4,36%," ujar Edy dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ketika ditanya mengenai keterkaitan penurunan TPT dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih, Edy menyatakan hal tersebut tidak bisa disimpulkan secara langsung.
"Jadi kalau secara langsung apakah dampak dari MBG atau KMP, mungkin tidak bisa dilihat secara langsung, tapi kita bisa melihat adanya peningkatan tenaga kerja pada sektor-sektor yang tadi saya sampaikan seperti penyediaan makan dan minum," ujar Edy.
Edy menyebut bahwa penurunan pengangguran terjadi karena perkembangan lapangan usaha di sektor-sektor tertentu, salah satunya penyediaan makan dan minum.







